Pedagang Buku Ancam Akan Demo Pemko Medan

MENARAnews, Medan (Sumut) – Pedagang Buku yang berjualan di Jalan Pegadaian dan Titi gantung mengancam akan melakukan demo besar-besaran apabila Pemko Medan tidak juga merealisasikan janji revitalisasi kios buku yang ada di atas lapangan parkir city check in stasiun Kereta Api Medan. 

Hingga saayt ini ratusan pedagang masih menunggu janji Pemko Medan yang tak kunjung direalisasikan. Kios yang berada di Jalan Pegadaian dan titi gantung dinilai telah memangkas pendapatan mereka. Tidak seperti saat berjualan di Lapangan Merdeka. Mereka bisa mencukupi kebutuhan hidup dengan hanya berjualan buku. 

Ketua Persatuan Pedagang Buku Bekas Lapangan Merdeka Medan (P2BLM) H. Sainan mengatakan, apabila Pemko tidak juga merealisasikaan janji, mereka akan terus melakukan upaya. Mereka menilai, Pemko telah ingkar janji merealisasikan revitalisasi.

“Kami akan lakukan semua upaya, tadi juga kita baru beraudiensi dengan Kapolresta untuk menceritakan kondisi kami,” katanya, Selasa (9/2/16).

Sementara itu, kios yang berada di sisi timur Lapangan Merdeka sudah dalam kondisi rusak. Lahan parkir city check ini sudah beroperasi. Pedagang juga meminta agar kios kios tersebut diperbaiki dahulu sebelum ditempati. 

“Kami gak akan mau pindah sebelum mereka (Pemko Medan) memperbaiki kios yang sudah rusak, liatlah kondisi kiosnya. Udah pada rusak gitu,” katanya. 

P2BLM juga akan membangun aliansi dengan organisasi lainnya untuk mendesak Pemko Medan. “Kita akan berkonsolidasi dengan Petani dan organisasi lainnya,” ujarnya. 

Diberitakan sebelumnya, pedagang buku yang berjualan di titi gantung hampir digusur oleh Satpol PP. Namun akhirnya penggusuran batal dilakukan karena pedagang menunjukkan hasil perjanjian mereka dengan Pemko Medan yang difasilitasi Komnas HAM. (yug)

{adselite}

Comments
Loading...