Kebakaran Naas di Ngumban Surbakti, Ibu dan Dua Anaknya Tewas

MENARAnews, Medan (Sumut) – Sebuah rumah semi permanen habis dilalap si jago merah di Jalan Ngumban Surbakti, Kecamatan Medan Selayang, Kamis malam (11/2/16) menewaskan tiga korban jiwa, satu Ibu dan kedua anaknya.

Kebakaran terjadi sekitar pukul 19.30 WIB saat sedang pemadaman listrik. Diduga saat sang Ibu hendak mengisi bensin kedalam botol plastik untuk dijual berujung maut ketika lilin didekatnya menyambar.

Kondisi rumah yang terdiri dari material kayu dan sangat mudah terbakar mengakibatkan api sulit dipadamkan oleh warga setempat.

“Si Ibu sempat berlari ke kamar mandi dan menyelamatkan kedua anaknya, namun karena kondisi api yang semakin besar akhirnya terjebak dan ikut terbakar bersama kedua anaknya,”” ujar  Lili, Lurah Tanjung Sari saat memberi keterangan kepada wartawan.

Laurensius Silaban yang juga suami dari korban masih merasa terkejut dan enggan bicara saat ditemui disebelah warung rumahnya. Terlihat juga anak keduanya menangis saat mengetahui rumahnya terbakar dan ibu beserta kedua saudaranya juga telah meninggal. Dirinya saat terjadi kebakaran memang tidak berada di lokasi saat terjadi kebakaran begitu juga dengan ayahnya.

Mayat korban Nur Sainah Nainggolan (Si Ibu) yang berhasil dievakuasi langsung dimasukkan ke kantong jenazah untuk dibawa kerumah sakit Adam Malik. Saat ini polisi juga sudah memasang pita pengaman untuk menjaga warga agar tidak sembarangan memasuki areal kebakaran.

Lurah setempat mengatakan bahwa kedua anak tersebut salah satunya baru saja tamat SMA dan satu lagi masih duduk di bangku SD.

Terjadi kemaceten arus lalu lintas di perempatan Ngumban Surbakti, Setia Budi dan Ringroad. Kepolisian dari Polsek Medan Selayang turut mengatur pengendara yang ingin melihat kondisi kebakaran.  Sekitar empat mobil pemadam kebakaran Kota Medan dikerahkan untuk menjinakkan api. (ded)

{adselite}

Comments
Loading...