Jelang Imlek, Vihara Gunung Timur Lakukan Penyucian Patung Dewa

MENARAnews, Medan (Sumut) – Jelang perayaan Imlek sejumlah tempat ibadah umat Buddha mulai melakukan persiapan. Penyucian patung Buddha menjadi agenda rutin dalam menyambut hari raya Imlek.

Salah satunya yang terlihat di Vihara Gunung Timur yang terletak di Jalan Hang Tuah, Medan . Beberapa orang pengurus Vihara melakukan penyucian patung Dewa untuk menyambut Imlek, Rabu (3/2). Patung patung dewa yang terletak dalam ruangan vihara seluruhnya disucikan. 

Alwi salah seorang anggota pengurus Vihara menuturkan, ritual ini rutin dilakukan setiap tanggal 25 bulan 12 Tahun Luna untuk mengantarkan Dewa kembali ke khayangan. “Tanggal 24 itu kan kita antar semua para dewa kembali ke khayangan, untuk Dia (Dewa) juga terlibat dalam tahun baru Imlek disana,” terangnya kepada MENARAnews.com.

Pembersihan patung Dewa ini dilakukan secara sukarela oleh seluruh anggota pengurus vihara . Bagi umat Buddha penucian patung ini memiliki makna pembersihan untuk menyambut tahun  yang baru. Tak hanya itu, penyucian ini dimaknai sebagai pembersihan diri umat Buddha. 

Dalam kepercayaan umat Buddha, pembersihan patung Dewa ini hanya boleh dilakukan saat hanya mengantaran dewa ke Khayangan saja. Sedangkan pada hari biasa tidak bisa dibersihkan. Bahkan patung Dewa juga tak boleh disentuh pada hari-hari biasa. 

“Tiap hari gak boleh, ketika kita ritual mengantar ke Khayangan itulah baru boleh kita bersihkan, setelah itu, hari – hari biasa tidak boleh, gak boleh kita pegang,” katanya. 

Di Vihara yang sudah berumur puluhan tahun ini, para pengurus tampak terlihat sibuk membersihkan patung Dewa yang berukuran berbeda. Mula dari yang paling kecil hingga yang paling besar dibersihkan dari kotoran dan debu yang melekat.

Tak hanya patung Dewa, para pengurus juga tampak membersihkan seluruh vihara. Pernak pernik Imlek juga mulai dipasang di beberapa sudut Vihara. (yug)

{adselite}

Comments
Loading...