Diduga Depresi Calon Suami Nursyaira Nekat Gantung Diri

MENARAnews, Medan (Sumut) – Entah apa yang dipikirkan Safitra Gunawan (25) sehingga nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri. Warga asal perbaungan ini ditemukan meregang nyawa di rumah sepupunya, Jl. Terusan, Gang Selamat, Desa Bandar Setia Dusun V, Kecamatan Percut Sei Tuan, Medan, Senin (15/2/16).

Jasad korban ditemukan oleh adik kandungnya Arif (19) sekitar pukul 11.30 WIB. Saat itu, Arif yang berniat akan mandi lalu menggedor pintu kamar. Arif yang mengetahui abangnya berada di dalam kamar memanggil-manggil Safitra. Namun, berkali-kali dipanggil dan menggedor pintu kamar, korban tak juga menjawab. Curiga karena tak ada jawaban, Arif mendobrak pintu kamar.

Arif yang terkejut langsung berteriak dan memanggil kakak sepupunya Irmawati (35) yang sedang berada di depan rumah. Mendengar teriakan Arif, Irma langsung beranjak lari ke kamar dimana jasad korban ditemukan. Warga yang mengetahui kejadian juga langsung memadati rumah Irma.

Selang beberapa saat, Petugas Polsek Percut Sei Tuan yang mendapat laporan dari warga langsung meluncur ke TKP bersama Tim Identifikasi Polresta Medan. Tiba dilokasi petugas langsung melakukan olah TKP. Petugas memastikan korban murni tewas karena gantung diri. 

Saat diwawancarai, calon istri korban Nursyaira (22) warga Jl. Puri Gang Cinauli, Medan Area menangis histeris atas kepergian calon suaminya. Diakuinya, korban merasa tertekan karena Ira menceritakan kepada Safitra bahwa calon istrinya itu sedang cekcok mulut dengan orangtuanya.

“Awalnya Safitra mengajak aku untuk bunuh diri bersama. Namun aku memarahinya dan memintanya supaya tidak memikirkan masalahku dengan orangtua aku. Aku ingin menyusul dia, apalagi sebentar lagi kami mau menikah,” jeritnya histeris

Menurut informasi, Safitra adalah anak pertama dari tiga bersaudara, ayahnya menetap di Perbaungan dan Ibunya bekerja sebagai TKI di Malaysia.

“Aku anak kedua dan adik kami tinggal di Perbaungan. Aku kira abang (korban) mendengar musik menggunakan haeadset didalam kamar, makanya dia gak  dengar saat saya gedor pintu kamar. Pas Pintu berhasil ku dobrak Ternyata abangku sudah tewas,” jelasnya dengan mata yang berkaca-kaca menahan tangis. (yug)

{adselite}

Comments
Loading...