Beringin Tua Timpa Perumahan Padat Penduduk

MENARAnews, Medan (Sumut) – Hujan yang mengguyur Kota Medan selama beberapa jam menyebabkan pohon beringin yang berada di Jalan Mantri, Lingkungan III, Kelurahan Aur, tumbang menimpa sejumlah rumah penduduk yang ada dibawahnya, Rabu (10/2). Kejadian diperkirakan pada pukul 15.00WIB saat hujan berhenti sejenak.

Setidaknya tujuh rumah yang tertimpa pohon yang sudah berusia ratusan tahun ini. Selain tujuh rumah yang tertimpa, 3 orang juga menjadi korban. Antara lain, Juli luka lebam pada tangan, Arifin koyak pada kaki, dan Alif menderita luka gores di punggungnya. Seluruh korban dibawa ke puskesmas terdekat karena hanya menderita luka ringan. 

Sementara itu, kondisi rumah yang tertimpa batang pohon dalam kondisi rusak parah. Atap rumah tampak hancur berantakan. Kondisi paling parah berada di rumah Juli yang menderita korban luka. Terlihat atap rumahnya luluh lantak tertimpa batang kayu yang berukuran besar. 

Dina warga sekitar yang menjadi saksi kejadian mengatakan tak pernah menyangka kalau pohon yang sudah ada sejak dia lahir ini akan tumbang. “Udah tua kali ini umurnya bang, kami gak nyangka bakal tumbang,” katanya. 

Dina menuturkan saat dia berada dalam rumah, kaget saat mendengar suara keras seperti tabrakan benda keras. Saat dicek keluar rumah, Dina sudah melihat kondisi rumah Juli yang tak jauh dari rumahnya sudah hancur. 

Nabila, remaja sekitar yang sedang berkunjung ke rumah uwak (kakak dari ibu) nya mengira rumah uwak nya tertimpa. Namun, rumah yang ditempati nabila selamat sari kejadian nahas itu. “Kondisi didalam rumah langsung kaget, kirain rumah kami yang kenak,” kata remaja belia ini. 

Menurut Mira yang rumahnya tepat dibawah pohon mengatakan, sebelumnya tak pernah ada kejadian serupa terjadi pada pohon yang berada tepat diperumahan padat penduduk ini. “Biasanya, hanya ranting kecil dan bunga pohon saja yang menimpa,” terangnya. 

Tepat dibawah pohon itu terdapat rumah yang ditempati Mira. Batang pohon utama menjadi pondasi rumah mereka. Batang pohon beringin tua itu diketahui sudah kopong. Sehingga sangat rentan untuk tumbang. “Didalam itu bang udah kopong batangnya, didalam rumah kami itu besarnya sama kalau ada sepuluh orang yang meluk pohon,” ujar Mira yang sudah 15 tahun tinggal dibawah pohon. 

Untuk evakuasi, petugas dibantu petugas Badan Nasional Penanggulangan Bencana Daerah (BNPBD) Sumut dibantu warga langsung memotong batang pohon. Hujan yang lebat menambah kesulitan petugas untuk menebang pohon. Sementara itu pemilik rumah tampak memindahkan barang barang berharga dari rumahnya dan dipindahkan ke rumah tetangga. (Yug)

{adselite}

Comments
Loading...