AISEC Ajak Siswa Siantar Peduli Kesehatan Ginjal

MENARAnews, Pematangsiantar (Sumut) – Puluhan Pelajar SMK Pariwisata Universitas Simalungun (USI) Pematangsiantar tampak serius memperhatikan pemaparan tentang pentingnya kesehatan ginjal oleh salah satu praktisi kesehatan, Riris Simatupang, Jumat (5/2).

Kegiatan ini merupakan inisiasi salah satu komunitas pemuda Internasional, AISEC bersama program ‘Hometown Project’ (Proyek Kampung Halaman) dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Ginjal Internasional pada 10 Maret 2016 Mendatang.

Satria Siregar, mahasiswa Universitas Sebelas Maret juga anggota AISEC Solo, selaku Head Project Officer untuk Kota Siantar mengatakan bahwa Ia bertanggungjawab untuk menjalankan program ini karena dirinya berasal dari Kota Siantar.

“Saya dikasih desk job di Siantar, dengan target 15 sekolah baik pinggiran maupun di pusat kota,” ujar mahasiswa yang sedang mengambil studi Ilmu Komunikasi tersebut.

Penyadaran akan pentingnya kesehatan ginjal menjadi isu utama yang dibawakan AISEC dengan mengunjungi sejumlah sekolah di Pematangsiantar. Sejauh ini sudah ada 11 sekolah baik SD, SMP dan SMA/K yang sudah dikunjungi sejak awal Januari lalu.

Banyak orang lalai dengan organ tubuh yang satu ini, padahal fungsinya sangat penting bagi tubuh. Ginjal utamanya berfungsi sebagai organ yang menyaring darah sekaligus memisahkan urea dalam tubuh menjadi urin dalam proses metabolisme.

Saat ini sedang marak jual beli ginjal bahkan penjualan ginjal secara ilegal. Harga satu buah ginjal bisa mencapai puluhan juta bahkan ratusan tergantung kondisi ginjal sehat atau tidak.

Pihak rumah sakit hanya memperbolehkan donor ginjal apabila ada kesepakatan secara terbuka diantara pendonor dan penerima dengan tujuan menyelamatkan nyawa si penderita penyakit ginjal.

Peserta juga dihimbau agar berperilaku dengan pola hidup sehat. Tidak hanya ginjal, tapi seluruh organ tubuh harus dijaga kondisi kesehatannya.

“Ingat minum air putih minimal delapan gelas tiap hari, tidak boleh kurang. Kesehatan itu investasi paling mahal,” kata Riris kepada peserta sembari menerangkan tentang ginjal. (ded)

{adselite}

Comments
Loading...