spot_img

Tim Investigasi Temukan Ada Kelalain Dari Petugas Lapas

MENARAnews, Jayapura (Papua) – Kepala Kantor Wilayah Kementrian Hukum dan Ham Papua, Abner Banosro menyatakan pemeriksaan kepada anggota Lapas Kelas II Abepura rampung. Ia juga menyatakan ada kelalaian petugas terkait adanya benda tajam yang digunakan Narapidana mengancam petugas.

“Pemeriksaan terhadap pengawai sudah rampung hasil berita acara pemeriksaan (BAP) akan dilaporkan ke Jakarta. Saya berangkat besok untuk melaporkan hasil BAP,” kata Abner Banosro, Senin (18/1/16) diruang kerjanya. Menurutnya, tim Investigasi yang dibentuk Kanwil Hukum dan Ham Papua  sudah melakukan pemeriksaan terhadap pengawai administrasi dan pengawai yang bertugas berjaga saat itu.

“Semua pengawai mulai dari kalapas sudah diperiksa. Termasuk yang bertugas jaga saat tahanan melarikan diri. Untuk kelalaian petugas hasilnya nanti pihak inspektorat yang menentukan. Namun memang ada kelalaian petugas terhadap benda tajam yang digunakan Narapidana mengancam petugas,” katanya.

Ia juga mengatakan, kelalaian petugas jaga salah satunya adalah tidak memeriksa para tahanan yang meminta ijin untuk berobat.

“Tiga orang yang meminta ijin berobat ini ternyata membawa alat tajam berupa besi yang menyerupai parang,” ucapnya.

Abner menjelaskan bahwa alat tajam yang digunakan narapidana mengancam petugas adalah hasil dari kerajinan tangan ketika pihak balai latihan kerja (BLK) melakukan pelatihan di Lapas.

“Narapidana mengancam petugas dengan besi yang menyerupai parang hasil dari kerjinan tangan dengan pihak BLK,” tuturnya.

Terkait adanya besi yang menyerupai parang tersebut, kata Abner sebenarnya pihak lapas sudah melakukan rasia terhadap para tahanan.

“razia sudah pernah dilakukan setelah adanya pelatihan dari BLK. Mungkin harus rasia dua kali setiap bulan,” tutupnya. (Surya)

{adselite}

Related Articles

Stay Connected

0FansSuka
3,052PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles