spot_img

SK Kemendikti, PJKR dipindahkan Ke Reguler

MENARAnews, Palangka Raya (Kalteng) – Pemasalahan yang bergulir ditubuh Universitas Palangka Raya terkait tertundanya wisuda mahasiswa PSKGJ jurusan Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi (PJKR) nampaknya sudah mendapatkan titik temu dan kejelasan.

Seperti yang disampaikan Pembantu Rektor (PR) I Drs. Nyoman Sudana M.Sc bahwa untuk saat ini para mahasiswa PJKR yang tergabung dalam PSKGJ tidak perlu khawatir, sebab SK sudah diturunkan Kemendikti.

“Untuk Mahasiswa PSKGJ sudah, sebab kemarin ada dua masalah yang pertama mahasiswa PJKR yang tak memiliki ijin, kemudian mahasiswa PSKGJ yang tak memiliki UNPTK, bila untuk masalah PSKGJ jurusan PJKR sudah selesai dan surat SK dari Kemendikti sudah kami terima, dan keputusan pusat bahwa mahasiwa PSKGJ jurusan PJKR akan kita pindahkan kejalur reguler,” tuturnya saat ditemui MENARAnews diruangannya, Kamis (7/1/2016) Siang.

Dalam menentukan keputusan pihak universitas bersama Kemendikti melakukan verifikasi dengan menurukan SPI menyelidiki jurusan mana saja yang bisa diwisuda sesuai dengan program PSKGJ.

“Setelah kami menurunkan tim untuk melakukan verifikasi teradap jurusan mana saja yang bisa melakukan wisuda dan yang tidak bisa mengikuti wisuda salah satunya jurusan PJKR yang tak bisa ikut wisuda,” tukasnya.

Lanjutnya, dirjen kelembagaan yang datang waktu itu, mengatakan bahwa PJKR tidak bisa diwisuda lewat PSKGJ, karena tidak memiliki ijin untuk PSKGJ dan harus wisuda melalui jalur reguler.

“Dan saya juga sudah ke fakultas untuk berkoordinasi merencanakan rapat, dengan ketua program setudinya dan juga dengan BAAK, untuk mencari cara mentrasfer mahasiswa PJKR tersebut masuk reguler,” jelasnya.

Imbuhnya, mereka juga nantinya akan menempuh beberapa semester lagi untuk bisa dikatakan lulus dan siap diwisuda, maka dari itu pihaknya sedang mencari cara untuk memasukan mahasiswa PJKR tersebut masuk.

“Untuk wisuda bulan april, bahkan bila semuanya sudah beres kita akan mewisuda mereka pada bulan maret 2016 ini, dan untuk jurusan yang lain juga kami tunda wisudanya sampai semua jurusan lengkap dan bisa wisuda takut ada kecemburuan antar jurusan,” katanya.

Mengenai dana yang akan dikeluarkan mahasiswa PJKR saat pindah ke jalur reguler dirapatkan kembali oleh pihak rektorat, yang jelas saat ini pihaknya sedang mencari solusi untuk yang mahasiswa yang belum memiliki NUPTK.

“Sebab nantinya mereka yang masuk reguler akan diusahakan untuk medaptakan beasiswa, itu salah satu langkah yang sudah kami pikirkan semua,” tukasnya.(Agus Fataroni)

Editor : Raudhatul N.

 

Related Articles

Stay Connected

0FansSuka
3,041PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles