Polda Sumut Cokok Ratusan Tabung Gas Elpiji Oplosan

 

MENARAnews, Medan (Sumut) – Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Sumut mengungkap bisnis haram pengoplosan elpiji di Kota Medan. Penangkapan dilakukan pada Selasa (5/1) di Jalan Rengas No 12, Kelurahan Sekip, Kecamatan Medan Petisah.

Sebanyak 523 tabung gas diamankan oleh Dirreskrimsus dari tangan tersangka. Dari jumlah tersebut terdapat  410 tabung 3 Kg, 110 tabung 12 Kg dan 3 tabung berukuran 50 Kg. Hal ini disampaikan oleh Kombes Pol Ahmad Haydar pada paparan kasus di Mapoldasu, Rabu (6/1). 

Dirinya mengatakan, tersangka melakukan pengoplosan gas elpiji dari tabung 3 Kg ke tabung 12 Kg dan dari tabung 3 Kg ke tabung berkapasitas 50 Kg. Pemilik industri elpiji oplosan ini dijadikan tersangka, sedangkan 5 karyawan hanya ditetapkan sebagai saksi. 

Dirreskrimsus Polda Sumut Kombes Pol Ahmad haydar mengatakan ini adalah modus lama yang dilakukan oleh pengoplos untuk meraup keuntungan yang cukup besar. Penangkapan dilakukan berdasarkan laporan yang diterima dari masyarakat. “Dari laporan masyarakat kita lakukan penindakan langsung,” katanya. 

Ditanyai tentang keterlibatan oknum yang melindungi pengoplosan elpiji ini, Haydar menegaskan hingga kini belum ada oknum yang melindungi. “Selama ini tidak ada, oknum yang membackingi,” tegasnya. 

Selain tabung gas, petugas juga menahan sebuah mobil yang digunakan untuk mengangkut tabung gas, serta peralatan pengoplosan. Pihaknya akan memanggil saksi ahli guna mencari keterangan bagaimana sebenarnya usaha yang tidak memiliki izin bisa mendapatkan peralatan untuk mengoplos. 

Tersangka pengoplosan elpiji akan dikenakan Undang-undang tindak pidana ekonomi dan perlindungan konsumen dengan ancaman lima tahun penjara. (yug)

{adselite}

Comments
Loading...