spot_img

Perindo Tuntut Polresta Medan Selesaikan Kasus Tewasnya Gideon

MENARAnews, Medan (Sumut) – Ratusan kader Partai Perindo menggeruduk Polresta Medan, Jalan H.M. Said, Senin (18/1/16). Kedatangan mereka menuntut Polresta Medanengusut tuntas kasus tewasnya Gidion Ginting, Jumat (18/12) setelah dianiaya sekelompok orang di pusat Pasar Medan.

Hingga kini Kepolisian belum mampu mengungkap tewasnya kader Partai Perindo itu. Terhitung sudah 30 hari pascatewasnya Gideon. Polisi beralasan hasil visum dari jasad gideon belum keluar. Partai Perindo begitu merasa sangat kehilangan atas kehilangan kader terbaiknya itu.

Kedatangan kami hanya ingin mempertanyakan pengusutan kasus Gidion Ginting,” teriak orator dengan pengeras suara. Mereka juga menuding ada beberapa kejanggalan dalam kematian Gidion.

“Di beberapa media massa disebutkan bahwa anak kami meninggal karena sakit jantung. Kami rasa, itu terlalu mengada-ngada. Karena sampai sekarang, kami pihak keluarga belum ada menerima hasil otopsi,” ujar salah satu perwakilan keluarga yang juga ikut dalam aksi siang tadi.

Ketua Kader Perindo Sumut Budianta Tarigan mengatakan pihaknya akan mendukung Polresta Medan dalam mengusut tuntas kasus ini. Hari ini pihaknya akan menunggu hasil otopsi yang akan dikeluarkan.

“Hari ini akan kita tunggu hasil otopsi itu keluar dan nanti akan diumumkan, selanjutnya rangkaian peristiwa peristiwa pun juga akan kita rangkai,” ujarnya. 

Disela sela aksi pihak keluarga juga memberikan alat bukti baru berupa rekaman dialog saat Gideon dianiaya. “Ada rekaman dari handphone almarhum, tanpa sepengetahuan orang yang ada didalam ruangan pada waktu itu Gideon merekam percakapan. Bahwa itu adalah orang orang yang melakukan penganiayaan,” bebernya. 

Setelah melakukan audiensi dengan Kapolresta medan, massa kemudian membubarkan diri dengan tertib. (yug)

{adselite}

Related Articles

Stay Connected

0FansSuka
3,052PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles