spot_img

Jumlah Pemilih di Doris Silvanus Tidak Sesuai Rencana

MENARAnews, Palangka Raya (Kalteng) – Berdasarkan data dari Rumah Sakit dr. Sylvanus sekitar 200 lebih pasien rawat inap di Rumah Sakit Doris Silvanus memiliki kesempatan memberikan hak suaranya dalam pelaksanaan pemungutan suara pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kalteng susulan 2016, Rabu (27/01/2016).

Namun, angka tersebut tidak sepenuhnya dapat dilayani. Ketua Panitia Pemungutan Kecamatan (PPK) Pahandut Kota Palangka Raya Abdullah Hamat menyampaikan hanya 36 pasien rawat inap yang melakukan pemungutan suara.

“Data sebelum 9 Desember 2015 ada 153 pasien yang berencana melakukan pemungutan suara di rumah sakit tetapi angka tersebut tidak dapat dipastikan mengingat kondisi pasien yang dinamis, sehingga menjelang hari pemungutan suara menjadi berkurang,” ungkap Abdullah di Doris Sylvanus.

Sebelumnya, PPS Pahandut meminta kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Palangka Raya untuk menyiapkan 3 Kotak Suara dengan surat suara yang disediakan sekitar 65 buah. Surat suara tersebut diambil dari 3 TPS, yakni TPS 21 jumlah surat suara sebanyak 20 , TPS 23 suarat suara sebanyak 25, dan TPS 25 sebanyak 20 surat suara.

Direktur Rumah Sakit Doris Silvanus Kota Palangaka Raya, dr.ADM. Tangkudung menyampaikan, pihak rumah sakit sebelumnya sudah melakukan koordinasi dengan KPU Kota Palangka Raya agar pasien rawat inap dapat memilih di rumah sakit.

“Beberapa waktu lalu, kita sudah melakukan koordinasi dengan KPU Kota Palangka Raya untuk pelaksanaan pencoblosan pasien di rumah sakit,” ujar Tangkudung dikonfirmasi.

Dikatakan Tangkudung, pihaknyan sudah menerima sejumlah data. Dari kesepakatan antara Rumah Sakit Doris Silvanus dengan KPU Kota Palangka Raya, yang bisa mencoblos hanya pasien dan bukan pihak keluarga atau petugas rumah sakit.

Jadi katanya kembali, petugas jaga atau perawat tidak diperbolehkan untuk ikut mencoblos atau memberikan hak suaranya di rumah sakit.

“Jadi tadi, petugas jaga kita beri waktu sekitar 30 menit untuk melakukan pencoblosan di TPS tempat mereka tinggal secara bergantian,” ujarnya.

Jumlah pasien di Rumah Sakit Umum Doris Silvanus dinamis dalam artian ada pasien yang sudah keluar ada juga yang baru masuk. Diperkirakan katanya, yang memiliki hak suara sekitar 200 pasien. Sementara untuk jumlah pasien secara keseluruhan sekitar 300 pesien termasuk pasien anak-anak.

“Khusus untuk pasien rawat inap, kalau hari ini rawat jalan libur,” ujar mantan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalteng ini. (Arliandie)

Editor : Raudhatul N.

Related Articles

Stay Connected

0FansSuka
3,052PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles