Anjing Pelacak Diturunkan Membantu Ungkap Pelaku Pembuang Bayi

MENARAnews, Medan (Sumut) – Beberapa jam setelah penemuan mayat bayi di depan Mesjid Kauman, Jl. Gaperta, Medan, Polsek Medan Helvetia melakukan penyelidikan di TKP. Mereka dibantu oleh tim Anjing Pelacak Dit. Sabhara Polda Sumut, Kamis (14/1/16).

Langsung saja TKP yang awalnya sudah sunyi kembali dipadati oleh warga yang ingin menonton. Informasi yang dihimpun, mayat bayi mungil yang diduga sengaja dibuang ini dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Mako Brimob Poldasu. Namun, guna membantu penyelidikan oleh anjing pelacak, mayat bayi tersebut kembali dibawa ke TKP. 

Petugas lalu meletakkan bayi yang masih berada dalam kardus itu di tempat awal penemuan. Lalu anjing pelacak mengendus ke mayat bayi dan melakukan pencarian. Namun pemeriksaan belum menemukan hasil apa-apa. 

Kapolsek Helvetia, Komisaris Ronni Bonic tak mau banyak berkomentar terkait kasus penemuan mayat bayi. Saat dikonfirmasi, Ronni mengaku pihaknya tengah berupaya menurunkan anjing pelacak ke lokasi kejadian.

“Sejauh ini kami masih lidik. Sekarang, kami tengah mengupayakan anjing pelacak dari Dit Shabara Polda Sumut,” ungkap Ronni.

Sementara ini, polisi masih meminta keterangan dari nazir Mesjid Kauman. M. Ayub adalah orang yang pertama kali mendapati mayat bayi tersebut didalam kain. 

Sebelumnya diberitakan, kejadian yang sama juga terjadi di Kota Medan. Warga perladangan Jalan Pelajar, Medan Denai dikejutkan dengan penemuan mayat bayi didalam sebuah plastik warna biru. Jasad bayi malang itu dibuang oleh sepasang kekasih berinisial EL dan FR. Saat ini EL dan FR sudah mendekam di sel tahanan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. (yug)

{adselite}

Comments
Loading...