spot_img

UAS Diundur, UAN Tetap

MENARAnews, Palangka Raya (Kalteng) – Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga (Dikpora) Provinsi Kalteng Damber Liwan mengatakan sebanyak 14 kabupaten/kota sepakat mengundurkan jadwal Ujian Akhir Sekolah (UAS). Hal ini dikarenakan bencana kabut asap beberapa bulan lalu yang melanda Kalteng, sehingga kegiatan belajar dan mengajar siswa diliburkan.

“Dari hasil, kesepakatan kita bersama dengan 14 Kabupaten/Kota Ujian Semester Sekolah atau Ujian Sekolah yang seharusnya dilaksanakan lebih awal, akan ditunda dan dimundurkan ke belakang,” ungkapnya saat ditemui pasca perayaan Hari Ibu di Aula Jaya Tinggang Kantor Gubernur Kalteng, Selasa (22/12/2015).

Sementara, untuk jadwal pastinya akan ditentukan oleh masing-masing Pemerintah Daerah, dikarenakan tiap kabupaten/kota dalam pengambilan masa libur akibat kabut asap tidaklah sama, dan Dinas Pendidikan Provinsi Kalteng, lanjutnya hanya menentukan standar ujian sekolah dan ujian nasional.

“Memang kita kuatir dengan diliburkanya siswa didik selama kabut asap karena bisa mempengaruhi prestasi siswa itu sendiri. Tentunya banyak upaya yang kita lakukan, seperti tadi, tidak ada libur, guru-guru mengadakan trayout dan penambahan jam pelajaran” tukas Damber lebih dalam.

Dia menyampaikan, Pemprov Kalteng sempat meminta penundaan pelaksanaan Ujian Nasional kepada pihak kementerian dari jadwal yang sudah ditentukan khusus untuk SMA/SMK selama 10-15 hari. Namun, usulan tersebut tidak diterima karena akan berpengaruh terhadap jadwal pendaftaran masuk ke perguruan tinggi.

“Untuk Ujian Akhir Nasional (UAN) khusus SMA/SMK tanggal 4-6 April 2016, SMP sederajat direncanakan pada tanggal 9-12 mei 2016. Tetapi jadwal ini tertatif karena baru disusun dan belum final tergantung dari pusat nanti kapan dilaksanakan,” jelas Damber.

Sejauh ini, Persiapan menghadapi Ujian Nasional sendiri, Damber mengaku sudah dilakukan oleh pihak sekolah, seperti tidak adanya libur sekolah untuk mengejar ketinggalan target ketercapaian kurikulum, serta penambahan-penambahan jam mata pelajaran khususnya mata pelajaran yang diujiankan.

Disinggung adanya kemungkinan terjadi penurunan tingkat kelulusan siswa dalam pelaksanaan Ujian Nasional tahun 2016 nanti, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kalteng ini menyebutkan, Ujian Nasional tidak menentukan kelulusan peserta didik melainkan prestasi siswa selama belajar.

“Ujian nasional bertujuan untuk tiga hal, yang pertama sebagai pemetaan, kedua sebagai syarat dan dasar masuk ke perguruan tinggi, yang terakhir untuk pengambilan kebijakan,” tutupnya. (Arliandie)

Editor : Raudhatul N.

 

Related Articles

Stay Connected

0FansSuka
3,052PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles