Segel KPU Dipakai untuk Kantor Lurah

MENARAnews, Jambi – Tempat penyimpanan berbagai logistik Pilkada Bungo yang sudah sampai ke beberapa kantor kelurahan, pasca pendistribuan beberapa hari lalu, menuai persoalan.

Pasalnya, dibeberapa kantor kelurahan yang ada di Bungo, ruang diberbagai kantor kelurahan yang dijadikan tempat penyimpanan logistik Pilkada tersebut, dilakukan penggembokan dengan menggunakan segel Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Menariknya, pihak KPU Bungo mengaku tidak ada memberikan instruksi untuk melakukan penyegelan ruang yang dijadikan tempat penyimpanan logistik Pilkada.      Alasannya, segel yang merupakan salah satu logistik Pilkada Bungo tersebut, bukan diperuntukan untuk penyegelan ruang penyimpanan logistik.

Dari berbagai informasi yang berhasil dihimpun, ada beberapa kelurahan yang terjadi pengembokan ruang logistik dengan menggunakan segel KPU. Antara lain,  Kelurahan Talang Pantai, Sungai Kerjan, Sungai Arang, Pulau Pekan, dan Kelurahan Sungai Pinang.

Salah satu Panitia Pemungutan Suara (PPS), Sungai Pinang, Muslim mengakui, jika pasca diterimanya logistik Pilkada Bungo, salah satu ruang kantor kelurahan yang dijadikan tempat penyimpanan logistik Pilkada, digembok dan disegel

”Kami tidak tahu jika segel itu bukan diperuntuhkan untuk ditempel digembok penyimpanan logistik,” ungkap Muslim.

Menurut Muslim, saat dilakukan penyegelan, tak hanya disaksikan pihak Panwas Kecamatan, aparat kepolisian pun ada.

”Saat penyegelan ada semua pihak terkait, termasuk pihak keamanan. Saya sendiri tak tahu harus berbuat apa terkait persoalan ini,” jelasnya sedikit kebingungan.

Terpisah Ketua KPUD Bungo, Dailami, saat dikonfirmasi mengaku sudah menerima laporan adanya penyegelan tempat penyimpanan logistik Pilkada, di beberapa kantor lurah yang dijadikan tempat penyimpanan logistik Pilkada. Ia juga sangat menyesali kenapa hal tersebut bisa terjadi.

”Sesuai SK KPU 113/Kpts/KPU/2015,  keberadaan segel tersebut, jelas  bukan diperuntuhkan untuk ditempel di gembok penyimpanan logistik. Saya sudah laporkan hal ini ke pusat, persoalan ini akan bisa memicu hal-hal yang tidak kita inginkan nantinya,” ujar Dailami.

Hal lain yang tak kalah menarik, meski pihak KPU sudah mempertanyakan persoalan tersebut, pihak Panwas Bungo dibawah pimpinan M Thamrin sendiri belum mengambil langkah konkrit, maupun pengkoordinasian terkait penyegelan yang dilakukan dibeberapa tempat penyimpanan logistik tersebut.

”Kabar adanya penyegelan ruang logistik tersebut sudah kita terima, namun kita masih belum bisa memastikan siapa yang melakukan penyegelan di beberapa tempat penyimpanan logistik,”  katanya balik bertanya.

Kapolres Bungo, AKBP Asep Amar Permana, saat dikonfirmasi hanya menyatakan, jika pengembokan yang bisa jadi dilakukan aparat, tentu demi keamanan Pilkada Bungo.

”Kita kan maunya Pilkada Bungo aman, kalau soal segel yang tertempel  digembok saya belum tahu itu,” jelasnya. (GWA)

{adselite}

Comments
Loading...