Sambangi Bawaslu, Warga OI Minta Paslon No Urut 2 Didiskualifikasi Atau Pemungutan Suara Ulang

MENARAnews, Palembang (Sumsel) – Bawaslu Sumsel disambangi puluhan orang warga Ogan Ilir OI yang diketahui sebagai pendukung Paslon No Urut 1, yakni Helmy Yahya-Muchendi Mahzarekki. Maksud kedatangan mereka tak lain meminta kejelasan penindakan berbagai pelanggaran yang dilakukan oleh pemenang Pilkada OI AW Noviadi-Ilyas Panji Alam, bahkan mendesak agar pasangan pemenang itu didiskualifikasi atau dilakukannya Pemilihan Suara Ulang (PSU) (21/12).

Tak hanya itu‎, pendemo juga menuduh anggota Panwaslih OI tidak bertindak secara profesional dalam menjalankan tugasnya, seperti banyak ditemukan adanya DPT ganda dan adanya masyarakat yang belum cukup umur namun memilih dan tidak ditindaklanjuti‎.

“Kami meminta Paslon No Urut 2 didisklualifikasi, kinerja Panwaslih tidak benar. Pemilihan Suara Ulang saja,” teriak koordinator aksi, Peri, di halaman Bawaslu Sumsel, yang dikawal ketat pihak kepolisian.

Dikatakan Peri, pihaknya meminta diskualifikasi terhadap pasangan AW Noviadi-Ilyas Panji Alam lantaran dalam proses pemilihan mereka menemukan banyak kejanggalan seperti adanya DPT ganda yang mencapai 60 ribu DPT dan mendapati telah terjadinya aksi politik uang (money politics).

“Sebelum dilakukannya pemilihan saja telah banyak hal yang tidak bersifat adil, ada pengelembungan DPT. Bahkan ada 80 ribu pemilih yang hanya pakai KTP,” tutupnya.

Menanggapi hal tersebut, Pimpinan Bawaslu Sumsel, Zulfikar mengatakan, pihaknya akan tetap mengawal setiap laporan yang masuk kepada mereka.

“Akan tetap dikawal dan masih dalam proses. Semua pengaduan tengah diproses,” ujarnya. (AD)

Related Articles

Stay Connected

0FansSuka
3,031PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles