spot_img

Polisi Salah Tembak, Bocah 10 Tahun Tewas

MENARAnews, Palembang (Sumsel) – Satuan Narkoba Polresta Palembang salah tembak ketika melakukan penggerbekan di kawasan 13 Ilir Palembang.

Akhirnya bocah berusia 10 tahun bernama Rendy Anggara yang saat ini masih duduk di kelas 5 SD Negeri 46 Palembang, warga Jalan Segaran Gang Aida RT 11 RW 04 Kelurahan 13 Ilir Palembang, meninggal dunia setelah sebelumnya sempat dilarikan ke RS Charitas Palembang. Kejadian sendiri berlangsung sekitar pukul 13.00 WIB, tadi siang (5/12).

Menurut keterangan Ayah korban, Ramlan, dirinya ketika menggendong anaknya menuju ke RS Charitas tidak tahu sama sekali apakah anaknya telah meninggal dunia atau masih hidup.

“Bantu kami pak, aku tidak ada salah pak, apalagi anak saya, polisi seenaknya saja main tembak, tembak saya juga sekalian,” katanya.

Informasi yang didapatkan, posisi korban saat itu sedang main di teras. Berdiri dekat pintu, tiba-tiba terdengar suara ledakan. Korban langsung terkapar, hingga otak keluar. Terkena tembakan di bagian kiri. Korban merupakan anak Ramlan yang keempat.

“Polisi itu langsung lari setelah menembak,” ucap Yanto (34), saksi mata yang dimintai keterangan usai melaporkan kejadian ke Polda Sumsel.

Sementara Kapolda Sumsel Irjen Pol Iza Fadri, menanggapi kejadian mengatakan, dirinya langsung mengintruksikan kepada Kapolresta Palembang Kombes Pol Cahyono Prawoto, untuk segera menyelesaikan persoalan.

“Saya sudah mendapatkan laporan, telah saya perintahkan Kapolresta untuk menyelidikinya dan menyelesaikan persoalan,” ucapnya melalui telepon genggam. (AD)

Related Articles

Stay Connected

0FansSuka
3,041PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles