spot_img

Pembangunan di Pedalaman Perlu Diperhatikan

MENARAnews, Sampit (Kalteng) – Wakil Ketua DPRD Kotawaringin Timur, Dewin Marang mengharapkan pada APBD 2016 pemerintah daerah tidak hanya fokus untuk membangun di sekitar perkotaan, karena selama ini perhatian pembangunan antara daerah sekitar perkotaan dengan daerah pedalaman memang sangat timpang sekali.

“Pembangunan kita desak agar berubah ke objeknya di daerah pedesaan, jangan APBD hanya habis digunakan untuk wilayah perkotaan, ada 17 kecamatan yang mesti pemerintah perhatikan bukan wilayah kota saja,” tegas Politkus Golkar DPRD Kotim, Selasa (1/12/2015).

Dewin juga menegaskan selama ini di wilayah pedalaman infrastruktur jalan lebih mudah juga tidak terlepas dari hadirnya perkebunan kelapa sawit. Namun itu pun hanya sebatas peran pihak swasta yang seadanya.

”Tidak ada artinya APBD 1.5 tiliun jika warga Kotim di pedalaman masih menderita mengeluhkan pembangunan, artinya roh pemerataan pembangunan itu tidak tercapai,” jelas Dewin.

Dia memaklumi jika memang terdapat keterbatasan anggaran di pemerintah daerah, namun alasan tersebut tidak selalu menjadi senjata pamungkas ketika masyrakat mendesak agar segera mendapatkan pembangunan. Justru pemerintah daerah harus dapat memberikan perlakuan yang sama terhadap wilayah Kotim baik di perkotaan dan pedalaman.

”Ketika DPRD reses selalu menampung bagaimana keluhan masyarakat kepada pemerintah daerah, mereka memnpertanyakan keberpihakan anggaran selama ini, sebab ketimpangan pembangunan memang sangat jelas terjadi antara desa dan daerah sekitar perkotaan,“ ungkap Dewin Marang. (kk/hidayat).

Editor : Raudhatul N.

Related Articles

Stay Connected

0FansSuka
3,052PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles