spot_img

Kisah Keterlibatan Artis NM dan PR Dalam Prostitusi Online

MENARAnews, Selebriti – Entah apa yang ada di benak artis NM dan PR sehingga terlibat dalam prostitusi artis. Petualangan mereka di dunia perlendirian tingkat elit akhirnya terbongkar ke publik.

Pada Kamis (10/12/2015) sekitar pukul 21.00 WIB, penyidik Bareskrim Polri berhasil mengungkap keterlibatan artis NM dan PR dalam prostitusi online dengan menangkap keduanya saat bersiap-siap melayani kliennya di sebuah hotel bintang lima di kawasan Jakarta Pusat.

Dalam penangkapan itu, polisi juga berhasil mengamankan manajer NM berinsial F dan seorang karyawan klub malam kelas atas, berinisial O. Polisi menduga O ini berperan sebagai mucikari.

Menurut keterangan dari Kasubdit III Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri Kombes Umar Fana, artis NM dan PR diduga terlibat dalam prostitusi online.

“Ditangkap pada Kamis (10/12/2015), jam sembilan malam. Kami menduga NM dan PR terlibat dalam prostitusi online. Saat ini kami juga telah menetapkan F dan O sebagai tersangka . Kedua tersangka, kami kenakan pasal 2 UU nomor 21 tahun 2002 tentang tindak pidana perdagangan orang,” kata Fana.

Kronologi Pengungkapan Kasus

Keberhasilan Bareskrim Polri dalam mengungkap kasus prostitusi online yang melibatkan artis NM dan PR ini didasarkan pada pengembangan kasus muncikari artis Robby Abbas yang telah dinyatakan bersalah dan mendapat vonis hukuman penjara dari pengadilan selama 1 tahun 4 bulan.

Dalam upaya pengungkapan kasus tersebut, polisi ternyata membutuhkan waktu yang cukup lama. Hal ini dikarenakan tersangka F dan O setiap harinya berada di night club papan atas.

“Pengungkapan kasus ini berdasarkan info yang kami terima sejak bulan Agustus yang lalu, yaitu pengembangan kasus prostitusi online yang dilakukan oleh mucikari RA (Robby Abbas),” ungkap Kasubdit Judisila Dittipidum Bareskrim Polri, Kombes Umar Fana di Gedung Bareskrim, Jl Trunojoyo, Jaksel, Jumat (11/12/2015).

“F dan O, setiap hari berada di night club yang hanya bisa dimasuki oleh orang dengan level menengah ke atas, sehingga penyelidikan membutuhkan waktu yang agak lama,” tambah Fana

Upaya kepolisian membongkar kasus prostitusi tersebut akhirnya membuahkan hasil. Pada Kamis (10/12/2015) sekitar pukul 21.00 WIB, polisi akhirnya menangkap artis NM dan PR serta mucikari F dan O.

Dalam proses penangkapan tersebut, polisi membutuhkan waktu sekitar 3 hari , pasalnya polisi terlebih dahulu melakukan penyamaran untuk memancing pelaku dan dua artis tersebut untuk mendapatkan bukti yang kuat dengan cara melakukan negoisasi dan memberikan uang DP.

“Proses penangkapan dilakukan sejak tiga hari yang lalu, dari negoisasi hingga penangkapan yang dilakukan di hotel bintang lima di kawasan Jakarta Pusat,” ujar Fana.

Saat proses negoisasi, polisi yang menyamar sebagai klien melakukan kontak dengan O. Setelah O percaya, foto-foto artis kemudian dikirim melalui aplikasi messenger. Tak hanya itu, polisi juga melakukan upaya pelacakan handphone O.

“Setelah terjadi kesepakatan dengan O, anggota kami yang menyamar kemudian mentransfer uang senilai Rp 10 juta untuk DP, kemudian sisanya dibayar setelah eksekusi artis tersebut,” ungkap Fana

Polisi kemudian melakukan penggrebekan. Saat terjadi penggrebekan NM dan PR sudah berada di kamar yang berbeda untuk menunggu klien masing-masing. Dalam penggrebekan ini, polisi berhasil mengamankan sejumlah barang bukti, yaitu handphone dan bukti transfer DP.

Siapa NM dan PR?

Sumber dari internal kepolisian menyebutkan bahwa NM adalah artis yang biasa mondar-mandir di layar kaca pertelevisian Indonesia.

“Iya, NM adalah Nikita Mirzani,” sebut salah satu perwira polisi yang tidak ingin disebutkan namanya.

Kebenaran bahwa NM adalah Nikita Mirzani, juga disebutkan oleh pengacara Nikita, Partahi Sihombing. Partahi membenarkan bahwa artis yang ditangkap adalah Nikita Mirzani. Ia menjelaskan bahwa Nikita pergi ke hotel Kempinski untuk membicarakan job MC.

Sementara itu, artis dengan inisial PR saat ini masih menjadi misteri, namun polisi merilis bahwa PR adalah finalis Miss Indonesia tahun 2014.

Bertarif puluhan hingga ratusan juta

Untuk bisa mendapatkan layanan seks artis NM dan PR, klien harus mengeluarkan uang yang mencapai puluhan hingga ratusan juta rupiah.

Kombes Umar Fana menyebutkan bahwa untuk satu kali short time, sekitar tiga jam, paling murah sekitar Rp 50 juta dan paling mahal sekitar Rp 120 juta.

NM dan PR memiliki tarif yang berbeda. Untuk NM, klien harus membayar Rp 65 juta untuk sekali kencan, sedangkan PR bertarif Rp 50 juta untuk satu kali short time.

Berstatus sebagai korban

Setelah melakukan pemeriksaan intensif sejak Kamis (10/12/2015) malam terhadap artis NM dan PR serta mucikari F dan O, polisi akhirnya memutuskan bahwa NM dan PR adalah korban dari mucikari F dan O.

Keduanya saat ini telah mendapat pembinaan di kantor Dinas Sosial DKI Jakarat seperti PSK pada umumnya. (ADF)

{adselite}

 

 

 

Related Articles

Stay Connected

0FansSuka
3,042PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles