Gunung Srobu, Mengungkap Kehidupan Masa Lampau di Kota Jayapura

MENARAnews, Jayapura (Papua) – Badan Arkeologi Jayapura menggelar Sosialisasi Hasil penelitian Situs Gunung Srobu yang berada di teluk Youtefa Abepantai, Kamis (10/12) di Grand Hotel Abepura Kota Jayapura.

“Situs Gunung Srobu merupakan bukti bahwa ada kehidupan masa lampau di Kota Jayapura dan sudah di huni orang sekitar 330 tahun SM”, kata Irfan Muhammad, Kepala Balai Arkeologi Kota Jayapura.

Di tempat yang sama, Erlin Novita Idje Djami salah satu peneliti badan Arkeologi Jayapura mengatakan, penemuan situs Gunung Srobu ditemukan pada 19 Februari 2014, yang awalnya dilaporkan masyarakat bahwa adanya tulang belulang manusia peninggalan jaman Jepang dan setelah dilakukan penelitian situs Gunung Srobu dilihat dari materi budayanya menunjukkan bahwa situs tersebut berciri budaya berpolitik dan terdapat tradisi megalitik di dalamnya.

Keberadaan warisan budaya Gunung Srobu dengan nilai-nilai kehidupan nenek moyang, yang menunjukkan jatidiri atau identitas bangsa sehingga menurut kami hal ini perlu di ketahui masyarakat luas dan difahami sebagai situs  bersejarah yang harus dijaga, dan ini mengambarkan peradaban manusia Papua setara dengan di wilayah lain di indonesia.

“Dari ekspansi yang kita lakukan, kita temukan peninggalan-peninggalan sejarah mereka, semisal alat Batu, alat tulang dan gigi, alat kerang, tembikar atau gerabah, sampah tulang dan panggang kerang, arang, tulang manusia dan temuan megalitik yang berupa 2 komplek pemujaan berupa meja batu yang dikelilingi struktur batu berbentuk lingkaran, dan mengirim bertindak,” katanya saat memaparkan hasil penelitianya. Dirinya berharap agar situs Gunung Srobu ini dapat dilestarikan dan dijaga, selain itu, regulasi yang jelas untuk melindungi situs ini dari segala gangguan.

“Karena situs ini merupakan situs sejarah dan sangat mahal harganya, maka kami meminta beberapa aspek dapat diperhatikan, yakni regulasi yang jelas pemeliharaan dan pelestarian dan keterlibatan masyarkat setempat untuk menjaga dan memelihara situs ini, ujarnya. (Surya)

{adselite}

Comments
Loading...