Forum Peduli Kesehatan Provinsi Papua Mendesak Pemerintah agar Lebih Serius Memperhatikan HIV/ AIDS

MENARAnews, Jayapura (Papua) – Forum Peduli Kesehatan Provinsi Papua ikut memperingati dan menyampaikan seruan kepada semua elemen masyarakat dan pemerintah untuk menyikapi dengan serius perkembangan penyebaran penyakit HIV/AIDS khususnya di Tanah Papua.

Forum Peduli Kesehatan Tanah Papua melihat bahwa, Provinsi Papua merupakan salah satu daerah yang tingkat presentase pengidap HIV/AIDS sangat tinggi di banding dengan daerah lain di Indonesia. Sampai dengan tahun 2015, data dari Dinas Kesehatan Provinsi Papua menyatakan bahwa, angka pengidap HIV/ AIDS kurang lebih sekitar 24.355 orang yang tersebar hampir diseluruh Kabupaten/Kota di Papua. Ironisnya, dari 10.785 orang pengidap HIV/AIDS di Papua, 116 penderita adalah balita.

“Fakta dari data tersebut membuat kami sebagai generasi Papua sangat prihatin dengan kondisi yang saat ini terjadi di Tanah Papua. Melihat situasi kondisi Papua dalam 10 tahun ini, pengidap HIV/AIDS dari tahun ke tahun terus meningkat sehingga kami menghimbau kepada pemerintah dan masyarakat agar lebih mawas diri guna terhindar dari penyakit HIV/AIDS. Hari ini, bertepatan dengan hari AIDS se-dunia kami menghimbau kepada pemerintah, tokoh agama dan pemuda agar bersama-sama menekan laju pertumbuhan dan penyebaran HIV AIDS,” kata Denny Wafumilena, S.Si yang juga toko pemuda Papua dDalam keterangan persnya di Cafe Kopitiam Abepura, Selasa (1/12). 

Di tempat yang sama, Yulianus Dwa, SKM mengatakan dalam memperingati hari AIDS se-dunia yang jatuh pada hari ini (1Desember 2015) kami yang terdiri dari perwakilan LSM, Pemuda, Cendekiawan Muda Papua dan Mahasiswa menyampaikan dengan tegas kepada pemerintah bahwa di Tanah Papua harus ada gebrakan dalam menghambat dan menekan angka penyebaran HIV/AIDS. Pemerintah Papua baik di tingkat Provinsi dan Kabupaten Kota, harus serius dalam mengambil peran dalam upaya pencegahan penyebaran  penyakit HIV AIDS.

“Kami pemuda Papua mendesak dengan tegas harus ditertibkan peredaran miras, karena komsumsi miras sangat besar dan juga peredaran obat-obatan terlarang dengan menggunakan jarum suntik karena sangat rawan tertular penyakit HIV/AIDS, ini pemicu utama di Papua meningkatnya peredaran penyakit HIV/AIDS, ujarnya. (Surya)

{adselite}

Comments
Loading...