Ditonton Ribuan Pasang Mata, Drama ‘Senyum Kecil’ Sukses Digelar

MENARAnews, Medan (Sumut) – Selama dua hari, Pementasan drama ‘Senyum Kecil’ sukses dimainkan oleh anak-anak pingguran Sungai Deli. Layaknya pemain drama profesional, mereka tak canggung untuk bermain peran. Pementasanenuai decak kagum dari ribuan penonton yang hadirdi Taman Budaya Sumatera Utara, Jalan Perintis Kwmerdekaan, Rabu (2/12).

Ketua Produksi, Lukman Hakim Siagian mengaku puas atas apa yang mereka upayakan selama ini. Kesuksesan atas pementasan hari ini cukup membayar lelah mereka. 

“Sebanyak 1500 tiket yang sudah laku terjual, dan malam ini akan ada pementasan terakhir. Kami berharap semua tiket laku terjual,” ujar Lukman di Gedung Teater yang didampingi oleh Ketua Komunitas Peduli Anak dan Sungai Deli, Adryan Dwi Pradipta.

Tak hanya itu, capaian lain terlihat pada perilaku anak yang semakin baik. Dari segi etika, kebanyakan anak yang bermain teater menjadi lebih baik. Mereka juga tak canggung untuk bermain peran diatas panggung dan ditonton ribuan pasang mata.

“Setelah pementasan pertama, sikap anak-anak jadi berbeda dari sebelumnya. Mereka jadi lebih percaya diri untuk tampil di atas panggung. Ini juga membantu mereka untuk tahu akan dunia luar, ruang lingkup yang berbeda dari yang selama ini mereka rasakan, bertambahnya wawasan mereka. Lebih luas lagi pemikirannya, tidak kaku pada kampungnya itu sendiri,” beber Lukman.

Dari perolehan penjualan tiket, nantinya diharapkan mampu melanjutkan pembangunan pendopo belajar dan rumah baca yang sempat terhenti. Kegiatan ini diharapkan dapat berkesinambungan pada anak-anak dalam menampilkan kreatifitasnya di panggung seni berikutnya.

Namun tak sampai di situ, kegiatan ini diharapkan mampu menjadi magnet bagi seluruh elemen masyarakat agar lebih memperdulikan nasib Sungai Deli yang semakin diabaikan.

“Harapan kedepannya supaya seluruh elemen bisa bergandeng tangan untuk membersihkan Sungai Deli dan menjadikan ekowisata, serta transportasi air,”tandas Adryan. (yug)

{adselite}

Comments
Loading...