spot_img

Distribusi Surat Suara ke TPS Tunggu Putusan PT TUN

MENARAnews, Palangka Raya (Kalteng) – Ketua Komisioner KPU Kalteng, H. Ahmad Syar’I tiba-tiba menghubungi MENARAnews dan menyatakan meralat pernyataan sebelumnya mengenai distribusi surat suara.

KPU Kalteng sempat memberitahukan kepada awak media bahwa distribusi surat suara ke tingkat Tempat Pemungutan Surat Suara (TPS) harus dilakukan pada hari ini (8/12/2015).

Namun, ungkap Ahmad Syar’I bahwa tadi malam pihaknya mendapat instruksi dari KPU RI agar memberitahukan kepada KPU kabupaten/kota untuk menunda pendistribusian surat suara ke TPS sampai ada putusan Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PT TUN).

“Jadi gini, kita baru saja mendapat informasi dari KPU RI kalau logistik surat suara jangan dulu didistribusikan ke TPS, karena menunggu putusan PT TUN,” jelas Ahmad Syar’i kepada MENARAnews, Senin malam (07/12/2015) via seluler.

KPU Provinsi Kalteng sebelumnya sudah meyurati seluruh KPU kabupaten/kota dengan surat no.33/ KPU-Prov-020/XII/2015, perihal Antisipasi Putusan Akhir Sengketa Pilkada Kalteng antara Ujang-Jawawi dengan KPU RI di PT TUN Jakarta.

Dalam surat tersebut dijelaskan posisi logistik Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Kalteng 2015 pada tanggal 7 Desember 2015 maksimal berada di PPS (posisi belum dikirim ke masing-masing TPS). Yang kedua, jika putusan PT TUN Jakarta menetapkan jumlah pasangan calon tiga pasangan, maka logistik tidak diteruskan ke TPS.

“Kami kemarin kan sudah ngirim surat ke seluruh KPU kabupaten/kota bahwa logistik maksimal didistribusikan ke PPS pada 7 Desember. Tadi (kemarin, red) kita kan bilang kalau logistik harus sudah sampai TPS besok (Hari ini, red),” jelasnya.

Kata Syar’i kembali, jika putusan hari ini tetap dua pasangan calon, Logistik Surat Suara akan bergeser ke masing-masing TPS, namun jika PTTUN menetapkan tiga pasangan calon, lanjutnya, surat suara tetap di PPS dan kemungkinan akan di tarik ke PPK.

Joni salah satu masyarakat Kabupaten Kapuas menanyakan kepada MENARAnews terkait tanggal pasti hari pemungutan suara yang rencananya dilangsungkan pada 9 Desember 2015. Joni sempat berpendapat tidak ada Pilkada di Kalteng tahun ini.

“Jadi tidak ada Pilkada tahun ini, karena di sini sepi-sepi saja, tidak ada persiapan gotong royong bikin TPS,” ujar Ketua RT IV Desa Batuah Kabupaten Kapuas ini.

Namun, setelah dijelaskan oleh pihak MENARAnews, dia mengaku baru tahu, kalau pelaksanaan Pilkada Kalteng tergantung hasil keputusan PT TUN Jakarta yang rencananya dibacakan hari ini sekitar pukul 10.00 WIB di Jakarta.

Sementara salah satu sekretariat PPS Tanjung Pinang Kota Palangka Raya, Anang menjelaskan sejauh ini belum ada persiapan sama sekali seperti lokasi tempat pemungutan suara. “Dananya aja belum cair, bagaimana mau persiapan,” jelas Anang. (Arliandie)

Editor : Raudhatul N.

Related Articles

Stay Connected

0FansSuka
3,045PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles