spot_img

Distamben Kotim Terbakar Dinilai Karena Kelalaian

MENARAnews, Sampit (Kalteng) – Kebakaran yang menghanguskan sejumlah dokumen di Dinas Pertambangan dan Energi Kabupaten Kotim kini menjadi perhatian masyarakat (23/12/2015). Hingga saat ini belum terdapat pernyataan resmi dari instansi tersebut tentang dokumen apa saja yang ikut terbakar.

“Kebakaran ini saya melihat akibat kelalaian Dinas sendiri, kita sangat menyanyangkan yang terbakar itu justru dokumen negara,” kata Anggota Komisi II DPRD Kotim Hari Rahmad Panca Setya, kemarin (25/12/2015).

Hari melanjutkan bahwa arsip atau dokumen tentu harus disimpan benar-benar jadi jika ada tudingan miring atau tanda tanya dari kalangan masyarakat pasca kejadian merupakan hal yang wajar, apalagi jika arsip yang terbakar itu adalah dokumen penting seperti halnya dokumen pengadaan barang dan jasa yang bernilai besar, atau bahkan ijin pertambangan di Kotim.

“Yang jadi pertanyaan kita apakah mereka menyimpan arsip lain, jika tidak tentu sangat merugikan,” ungkap Hari.

Hari juga sangat menyayangkan sikap instansi tersebut pasca kejadian itu menyebut dokumen yang terbakar bukan merupakan dokumen penting, namun disisi lain dinas terkait justru tidak bisa menjelaskan dokumen apa yang ikut terbakar saat itu.

Kasus kebakaran tersebut kini ditangani aparat Kepolisian atau bahkan Kejaksaan, Hari sendiri mengaku sangat mendukung agar penyebab dari kebakaran itu nantinya memang benar-benar bisa dipastikan.

Kebakaran di Distamben beberapa hari yang lalu memang menarik perhatian sejumlah aparat penegak hukum, bahkan sejumlah tanda tanya mulai bermunculan. Saat ini beredar isu bahwa Di hari kejadian aparat Kepolisian dan sejumlah angota Intelijen dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Sampit turut ke tempat kejadian dan menemui pihak Distamben.

Sebelumnya sejumlah pegawai dilingkungan itu menyebut tidak ada dokumen penting yang ikut membakar gudang arsip saat itu. Akan tetapi pernyataan itu tampak justru bertolak belakang dari keterangan Kadistamben Ermal Subahan ketika dibincangi anggota Intel dari Kejari Sampit yang menyebutkan dokuman yang terbakar terdiri dari dokumen negara. Namun saat ditanya rincian dokumennya termasuk dokumen tahun berapa dia tidak bisa menjelaskan dengan alasan saat itu bukan di masa kepemimpinananya, dan dia berjanji akan mengarahkan anggotanya untuk mendata dokumen tersebut.

Sejauh ini aparat Kepolisian sendiri masih melakukan penyelidikan, atas kejadian itu juga tim identifikasi Satreskrim Polres Kotim sudah mengamankan barang bukti berupa kabel listrik yang saat ini diduga penyebab dari kebakaran itu, meski penyebabnya sejauh ini masih belum dapat dipastikan. (KK/Hidayat)

Editor: Raudhatul N.

Related Articles

Stay Connected

0FansSuka
3,045PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles