spot_img

Sinergitas Tingkatkan Perekonomian Papua

MENARAnews, Jayapura(Papua) – Gubernur Papua, Lukas Enembe dalam sambutannya yang dibacakan Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Provinsi Papua, Elia Loupaty mengatakan untuk menciptakan transformasi, perlu adanya dukungan.

Dukungan itu, katanya dari pemerintah pusat yakni meningkatkan ketahanan pangan yang memerlukan subsidi. Pasalnya subsidi trasportasi di Papua sangat tinggi.

“Saya kira cukup tau bagaimana strategi untuk meningkatkan ekonomiĀ  tahun 2016 dengan memperhatikan kondisi global yang pasti dan kita patut bersyukur ekonomi di Papua relatif terjaga 6 persen dan inflasi kisaran 4 persen,” kata Elia saat membuka Pertemuan Tahunan Bank Indonesia 2015 Provinsi Papua di Swiss-bell Hotel Kota Jayapura Papua, Rabu (16/12).

Menurutnya, indikator tingkatnya perekonomian terdapat pada pertambangan dan pangan sangat dominan. Dan tahun ini sektor pertambagan tumbuh 13 persen dengan jumlah pekerja mencapai 3,4 persen lebih tinggi pada periode yang sama tahun sebelumnya. Percapaian tersebut merupakan hasil kerja keras dari semua pihak. Dan, dari itu pemangku kepentingan baik dari Pemerintah Provinsi Papua, perbankan dan masyarakat kedepan solid.

Kesolidan itu nantinya tidak lupa diri sebab masih banyak yang harus dituntaskan sebab kedepan akan semakin kompleks yang tentunya diperlukan kerja sama secara optimal guna menjadikan masyarakat Papua mandiri, sejahtera dan bangkit.

Dari pencapaian yang sudah tersentuh tersebut, kata Elia yakni pemberdayaan masyarakat, infrastruktur, dan investasi, dan iklim invetasi serta ketergantungan pada sektor tambang serta kapasitas aparatur daerah.

“Perlu saya ingatkan dalam beberapa hari kedepan kita akan menuju masyarakat asean yang menjadi tantangan khsusunya di bidang perdaganangan dan perekonmian,” ujarnya.

Ditempat yang sama, Kepala BI Perwakilan Papua, Joko Supratikto mengemukakan perbangkan di Provinsi Papua terus meningkatkan perekonomian di Papua demi hajat orang banyak. Menurutnya, penguatan itu dimulai dari sektor pertanian, pertambangan, pariwisata, teknologi dan tak lupa juga penguatan di bidang ekonomi UMKM serta dukungan dari Pemerintah Provinsi Papua, Perbankan dan masyarakat agar terciptanya masyarakat mandiri, sejahtera dan berkearifan lokal.

Dikatakannya, pertemuan itu sendiri merupakan sebuah tradisi tahunan di BI dalam rangka menyampaikan berbagai pandangan tentang perkembangan ekonomi di Papua. Selain itu, pertemuan yang dihadiri oleh sejumlah pimpinan perbankan dan sejumlah pemangku kepentingan di instansi masing-masing diwilayahnya, juga membahas tantangan dan prospek perekonomian serta arah kebijakan BI ke depan demi kemajuan perekonomian di Papua.

Dalam kesempatan tersebut, Joko memaparkan Sinergi untuk Percepatan Tranformasi dan berharap perspektif yang sudah disampaikan dapat menjadi sumbangsih pemikiran dalam menyusun langkah untuk mencapai tujuan membangun perekonomian yang lebih sejahtera.(Surya)

{adselite}

Related Articles

Stay Connected

0FansSuka
3,045PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles