Besok Tidak Pemungutan Suara, Kecuali Kabupaten Kotawaringin Timur

MENARAnews, Palangka Raya (Kalteng) – Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Kalteng, H.Ahmad Syar’I menyatakan pelaksanaan Pilkada Gubernur dan Wakil Gubernur Kalteng 2015 ditunda hingga waktu yang belum ditentukan. Dengan demikian, tidak ada kegiatan pemungutan surat suara untuk Pilkada Kalteng pada 9 Desember 2015.

“Yang kita informasikan kepada masyarakat, besok pada 9 Desember 2015 besok tidak ada pemungutan suara untuk Pilkada Kalteng, tetapi untuk Kabupaten Kotawaringin Timur tetap ada,” jelas Syar’I didampingi PJ Gubernur Kalteng Hadi Prabowo, Kapolda Kalteng Brigjen.Pol Fakhrizal, Danrem 102/PJG. Kolonel Arh Porwo Sudaryanto, Kejati Kalteng Susilo Yustinus saat menggelar Konferensi Pers, Selasa (08/12/2015) di Aula Jaya Tingang Kantor Gubernur Kalteng Kota Palangka Raya.

Dengan kata lain, lanjut Syar’I Pilkada Kalteng akan ditunda. Namun, terkait lamanya penundaan, pihaknya masih menunggu keputusan dari KPU RI. Hal ini tentunya berkaitan dengan Putusan PT TUN yang mengabulkan gugatan Paslon Ujang-Jawawi.

Sementara, Syar’I mengaku bahwa logistik surat suara yang hanya memuat dua Paslon yakni Sugianto – Habib dan Willy-M. Yoseph telah didistribusikan ke tingkat PPS. Dan saat ini juga KPU Kalteng memerintahkan agar KPU kabupaten/kota menarik kembali surat suara minimal hingga ke tingkat PPK.

“Yang jelas tidak ada pemungutan suara, karena surat suara yang tercetak hanya untuk dua pasangan calon. Dan putusan PT TUN mengembalikan pasangan Ujang-Jawawi sebagai pasangan calon sementara surat suara hanya untuk dua pasangan,” jelasnya lagi.

Sementara untuk Pelaksanan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kotawaringin Timur, Syar’I menegaskan pelaksanaan pemungutan suara masih tetap dilaksanakan besok pagi pada tanggal 09 Desember 2015.Menyangkut masalah dana yang sudah dikeluarkan sejauh ini, Ketua KPU Provinsi Kalteng ini, tidak memberikan penjelasan, dengan alasan akan dibicarakan lebih jauh.

Sementara itu, PJ. Gubernur Kalteng Hadi Prabowo menambahkan, Pemerintah Kalteng sendiri merasa prihatin terhadap tidak diselenggarakanya pemungutan suara besok.

“Jadi gini, keputusan KPU RI sendiri kan tentunya masih lama dan belum tahu. Sementara surat suara yang ada di PPK dan PPS surat suara hanya untuk dua pasangan calon otomatis tidak akan mungkin dilaksanakan,” jelas Hadi.

Sementara keputusan KPU RI sendiri masih belum diketahui, baik melaksanakan putusan PT TUN atau Kasasi. Mengenai masalah anggaran sendiri Hadi menghimbau agar KPU Provinsi Kalteng terhadap pengelola aspek anggaran agar berhati-hati dalam membuat pertanggungjawaban.

” Artinya KPU Provinsi Kalteng hati-hati dalam mengelola Rancangan Anggaran Biaya (RAB) serta anggaran yang dikeluarkan bisa pertanggungjawabkan. Tekait dengan yang lain, kita masih belum menghitung itu.” ujar Hadi menambahkan.

Sementara untuk proses kasasi sendiri, jika KPU RI melakukan upaya tersebut, biasanya kata Hadi, proses kasasi paling selambat-lambatnya 14 hari, dan itu pun akan terus berlanjut.(Arliandie)

Editor : Raudhatul N.

 

Comments
Loading...