WIBAWA Perjuangkan Hak Tanah Adat

MENARAnews, Palangka Raya (Kalteng) – Paslon Gubernur dan Wakil Gubernur Kalteng Nomor Urut 2 Willy M. Yoseph dan Wahyudi K. Anwar (WIBAWA) menyatakan akan memperjuangkan hak-hak kepemilikan tanah terutama tanah adat jika terpilih pada Pemilukada 9 Desember mendatang.Pasangan ini merasa saat ini sengketa kepemilikan tanah di Kalteng terutama yang melibatkan masyarakat adat belum dapat terselesaikan dengan maksimal.

Demikian yang dinyatakan WIBAWA dalam Debat Publik Terbuka Antara Pasangan Calon Gubernur Kalteng 2015 yang diselenggarakan di gedung Aula Palampang Tarung Jl. Tjilik Riwut Km.5 Kota Palangka Raya Sabtu malam (14/11/2015).

“Kami melihat banyak hal yang perlu dibenahi kedepannya jika kami menjadi pemimpin Kalteng. Salah satunya menyangku reformasi agraria sehingga sengketa kepemilikan tanah ada dapat terselesaikan,” jelas WIBAWA kepada seluruh masyarakat Kalteng.

Salah satu yang harus dibenahi, kata Willy, hak-hak tanah adat yang seiring perkembangan jaman bisa dikatakan hampir tidak ada atau punah dikarenakan adanya penggunaan-penggunaan yang tidak sewajarnya diberikan. Bahkan menurutnya, saat ini kepemilikan hak tanah baik itu perorangan tau tanah adat dan ulayat bisa memicu terjadinya konflik.

“Kami sebagai Putera Kalteng melihat Dayak Misik sangat baik. Dengan adanya Dayak Misik bertujuan untuk mendapatkan pengesahan hak-hak tanah masyarakat Kalimantan Tengah yang sudah dikelola secara turun temurun,” jelasnya menambahkan.

Oleh sebab itu, kata Willy kembali, dirinya beserta pasanganya sangat mendukung sekali adanya Program Dayak Misik yang memperjuangkan hak-hak tanah masyarakat dan tanah adat. Sementara Wahyudi K.Anwar menambahkan, menyangkut kepastian hukum atas tanah masyarakat di Kalteng, ini akan menjadi program WIBAWA selama 5 tahun ke depan.

“Bagaimana hak terhadap tanah masyarakat yang dimiliki saat ini, namun tidak memiliki kepastian kepemilikan di mata hukum, ini betul-betul kita perjuangkan, sehingga nantinya masyarakat memiliki tanah dengan pengakuan yang sah,” jelas Wahyudi.

Dirinya mengingatkan kepada masyarakat, pada Rabu 9 Desember 2015 nanti, jangan lupa untuk memilih WIBAWA yang betul-betul mempedulikan dan memperjuangkan masyarakat terutama menyangkut hak-hak akan tanah adat dan ulayat.(Arliandie)

Editor : Raudhatul N.

Related Articles

Stay Connected

0FansSuka
3,034PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles