spot_img

Siapkah Madura Menjadi Provinsi ?

MENARAnews, OpiniSungguh mulia gagasan para tokoh yang ingin menjadikan Madura provinsi, gagasan tersebut harus di apresiasi serta didukung penuh agar cita-cita mulia itu dapat terlaksana, namun gagasan Madura Provinsi yang dalam waktu dekat ini akan di deklarasikan melalui P4M ternyata hanya dikonsumsi oleh segelintir elit saja, seharusnya gagasan Madura Provinsi di ideologisasikan menjadi kesadaran umum di kalangan masyarakat Madura secara luas agar mereka dapat berpartisipasi langsung.

Landasan pokok pembentukan Madura Provinsi, Pertama, dalam sejarah Madura masa Kerajaan Arosbaya adalah sebagai  pusat perkembangan dan peradaban Suku Madura ini kerap disebut dalam buku Babat Tanah Madura, Kerajaan Arosbaya juga mengalami kejayaan pada masa pemerintahan Pengeran Tengah, dengan begitu bisa kita pastikan bahwa meskipun Madura terpisah dari propinsi Jawa Timur, Madura pasti tetap bisa berjaya menjadi provinsi sendiri, karena secara historis Madura pernah Berjaya pada masa Kerajaan Arosbaya.

Kedua, di Madura adalah Kaum Sarung yang terdiri dari santri dan pesantren dimana budaya ini sangat berbeda dengan kebudayaan didaerah Jawa Timur lainnya, maka dari itu di butuhkan pemimpin yang bisa membawa kebudayaan tersebut tetap terjaga dan tidak terkikis oleh budaya liberal, sehingga  ada regenerasi dalam menjaga kebudayaan Madura. Ketiga, Hampir 40% persen  masyarakat Madura urbanisasi keluar Madura baik luar kota dan luar negeri, sehingga  sumber daya alam yang ada tidak dapat dioptimalkan sendiri oleh masyarakat Madura guna kesejahteraan masyarakat Madura, sehingga terbatasnya lapangan pekerjaan dan terjadilah urbanisasi. 

Secara ekonomi, Madura mempunyai banyak sekali sumber daya alam baik di darat maupun di laut. Hasil laut di Pulau Madura melimpah, Madura juga penghasil garam terbesar di Indonesia, hasil garam ini tidak hanya dikonsumsi untuk dalam negeri tapi juga sudah di ekspor ke beberapa negara. Madura Kepulauan juga menyimpan potensi alam seperti Migas, bahan mineral, bi-oteknologi kelautan dan sumber daya energi alternatif. Sektor pertambangan dan energi merupakan sektor yang sangat penting dalam kegiatan pembangunan daerah, seperti Pulau Kangean untuk GAS Alam memasok kurang lebih 60% untuk kebutuhan industry di Jawa Timur. Dan masih banyak lagi sumber daya alam yang bisa menopang perekonomian apabila Madura terpisah dari Provinsi Jawa Timur dan menjadi provinsi sendiri.

Namun bila dilihat secara Undang-undang No. 32 tahun 2004 Pasal 5 dan PP 78 pasal 2 perjungan Madura Provinsi masih panjang. Satu hal yang pasti bahwa hukum atau aturan tidak hanya memberikan kepastian namun juga keadilan dan kemanfaatan. Maka dari itu Kami Mahasiswa Paska Sarjana Madura yang Studi di beberapa Kampus di Surabaya dalam waktu dekat akan mengadakan Forum Group Diskusi (FGD), untuk mengkaji lebih dalam terhadap wacana yang berkembang menjadikan Madura sebagai provinsi. Kajian ini akan kami lakukan secara ilmiah baik yuridis, filosofis, dan sosiologis. Sehingga wacana Madura Provinsi itu tidak hanya sekedar wacana, tanpa adanya tolak ukur kenapa Madura harus menjadi provinsi.

Selain itu ketika nanti terlaksana benar Madura menjadi Provinsi, kita sudah punya acuan atau pegangan untuk Madura Provinsi menjadi Provinsi yang dapat membawa masyarakatnya kedalam kemaslahatan dan semua sumber daya alam yang terkandung dalam bumi Madura dapat digunakan untuk kesejahteraan rakyat Madura seutuhnya.

Satu hal yang pasti bahwa hukum atau aturan tidak hanya memberikan kepastian namun juga keadilan dan kemanfaatan”

Oleh Mulyadi Mahasiswa Pasca Sarjana Universitas Bhayangkara Surabaya

Related Articles

Stay Connected

0FansSuka
3,050PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles