spot_img

Relawan Ujang-Jawawi Kembali Berunjuk Rasa

MENARAnews, Palangka Raya (Kalteng) – Puluhan relawan Ujang-Jawawi kembali berunjuk rasa pada Selasa (24/11/2015) di depan Kantor KPU Kalteng, Jl. Jendral Sudirman Kota Palangka Raya. Sebelumnya, Senin (23/11) massa juga melakukan aksi menuntut dikembalikannya Pasangan Ujang-Jawawi sebagai Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Kalteng 2015.

Setiawan, Koordinator Aksi mengatakan maksud dan tujuan diadakannya aksi lanjutan untuk melihat keseriusan KPU Provinsi Kalteng dalam menindaklanjuti tuntutan yang disampaikan.

“Aksi kemarin, KPU Provinsi Kalteng berjanji akan menyurati KPU RI terkait tuntutan yang disampaikan massa. Nah kita melihat sejauh mana upaya tesebut pada hari ini,” ujarnya saat diwawancarai.

Lanjut Setiawan besok (25/11) pihaknya akan melakukan aksi unjuk rasa kembali dan akan diperpanjang karena dirinya akan mengirimkan surat pemberitahuan perpanjangan aksi ke Polres Palangka Raya.

“Sebelum Pak Ujang-Jawawi ditetapkan kembali sebagai Paslon Pemilukada Kalteng, kami akan tetap akan datang ke KPU Provinsi Kalteng dan aksi ini juga dilakukan di beberapa Kabupaten seperti di Kapuas,” jelasnya lagi.

Terkait jumlah masa yang direncanakan untuk melakukan aksi besok, Setiawan masih belum mengetahui jumlahnya berapa. Secepatnya akan dikoordinasikan dengan relawan di Kabupaten-Kabupaten agar melakukan aksi serentak di Kota Palangka Raya atau aksi di masing-masing Kabupaten.

“Kita akan terus tuntut, hari ini pun kita meyurati Kapolres Palangka Raya untuk memperpanjang aksi unjuk rasa. Jika tidak ada tanggapan, kita minta batalkan Pemilukada di Kalteng,” ujar Setiawan kembali.

Dirinya meminta kepada aparat Kepolisian Daerah yang melakukan pengawalan aksi unjuk rasa untuk di fasilitasi dengan benar.

“Tonglah Kapolda atau Kapolres fasilitasi kami, kami datang ke sini bukan ingin membuat kerusuhan atau semacamnya, kita juga tidak menyangka penjagaan yang dilakukan terlalu ketat sekali,” jelasnya menambahkan.

Setiawan juga mengklarifikasi adanya pemberitaan media kemarin, ada salah satu masa yang kedapatan membawa senjata tajam yang diamankan kepolisian.

“Perlu kita pertegas, bahwa yang diamankan itu bukanlah masa kami. Itu penyusup yang masuk kedalam masa kami. Dari kemarin saja kita sudah diperiksa, dan hari ini pun kami diperiksa petugas, tidak mungkin kami membawa senjata tajam,” tutupnya.

Sementara, Ahmad Syar’I Ketua KPU Kalteng saat menemui pendemo mengatakan telah menyurati KPU RI terkait tuntutan yang disampaikan massa kemarin, tetapi belum mendapat tanggapan. (Arliandie)

Editor : Raudhatul N.

Related Articles

Stay Connected

0FansSuka
3,052PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles