spot_img

Ratusan Sidik Jari Ditemukan di Surat Suara Pilgub Jambi

MENARAnews, Jambi – Saat ini Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Jambi, masih melakukan proses penyortiran dan pelipatan suara di Kantor sekretariat KPU Kota Jambi. Per tanggal 25 November 2015, KPU Kota Jambi menemukan adanya 341 surat suara terlihat sidik jari di calon gubernur (Cagub) nomor urut 1 Hasan Basri Agus (HBA).

“Ada tanda jempol, posisinya di pasangan nomor urut 1 tepatnya di sebelah kanan dekat jas HBA. Semuanya sama sudah kita cek,” akui Abdul Rahim, Komisioner KPU Kota Jambi, kemarin (26/11).

Menurutnya, tanda sidik jari yang ditemukan di surat suara tersebut memang berasal dari kesalahan percetakan, bukan kesalahan pelipatan. Dari 341 surat suara itu baik posisi dan ukuran sidik jari semuanya sama dalam satu kotak.

“Sementara kita masukkan kategori rusak. Kita juga akan koordinasi dengan KPU Provinsi,” jelasnya.

Selain ditemukannya 341 tanda sidik jari di surat suara. KPU Kota Jambi juga menemukan surat suara yang mengalami kerusakan, seperti pewarnaan yang kurang maksimal (buram), mengkerut, dan juga surat suara terpotong.

“Surat suara yang terpotong itu tepat pada tabel kelompok penyelenggara. Yang robek belum kita temukan,” terangnya.

Untuk jumlah suara yang sudah berhasil dilipat oleh KPU Kota Jambi sebanyak 77 kotak suara, dengan kondisi baik sejumlah 154.005 lembar dan rusak 361 lembar dengan jumlah total sebanyak 154.366 lembar surat suara. Untuk petugas pelipatan, tegas Rahim, pihaknya sudah menghimbau untuk tidak adanya petugas yang makan dan minum di area pelipatan surat suara.

“Sampai saat ini pelipatan internal, belum ada laporan kesalahan, seperti tertumpah air dan lain sebagainya,” pungkasnya.

Terpisah, Komisoner KPU Provinsi Jambi, Pahmy Sy mengatakan pihaknya telah mendapatkan lapaoran terkait adanya dugaan jempol di salah satu gambar surat suara paslon. Untuk itu ia mengaku telah membuat berita acara tekait temuan ini.

“Ini memang masuk dalam katagori rusak. Kita sudah buat berita acaranya,” katanya.

Ia menjelaskan kerusakan ini karena kesalahan pihak perusahaan.

“Mungkin orang percetakan. Sabtu depan kita in shaa Allah sudah ada gantinya,” ucapnya.

Begitu juga untuk formulir C6 yang mengalami kekurangan. Ia mengaku telah mengirimkan semuanya ke KPU kabupaten/Kota.

“Sudah kita kirim, dan tadi (kemarin,red) telah diberangkatkan formulirnya,” tukasnya. (GWA)

{adselite}

Related Articles

Stay Connected

0FansSuka
3,045PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles