spot_img

Randiman Marahi Peserta Rapat Koordinasi yang Tidak Serius

MENARanews, Medan (Sumut) – Pj. Walikota Medan, Randiman Tarigan terlihat marah terhadap audience yang hadir pada Rapat Koordinasi Pelaksanaan Pengawasan dan Pengamanan Pemilukada 2015 di Kota Medan.

Kemarahan Randiman dikarenakan kurang seriusnya para Camat dan Lurah yang hadir dalam mengikuti rapat. Selain tidak serius, Randiman juga memarahi camat dan lurah yang tidur.

“Kami yang didepan ini bukan patung, kalau mau tidur silahkan pulang kerumah,” ujarnya dari atas podium, Jumat (20/11). Rapat Koordinasi diadakan di Istana Koki, Jalan Teuku Cik Ditiro, Medan.

Sangat miris memang, sepanjang rapat para camat dan lurah yang harusnya memperhatikan setiap paparan, malah asyik bermain gadget ditangan masing-masing. Tak sedikit juga yang asyik mengobrol dengan rekan disampingnya. Perilaku buruk para camat dan lurah ini yang memancing amarah Randiman.

Randiman tarigan kembali menegur para camat yang tidak serius dalam mengikuti rapat. Kekecewaan Randiman langsung disampaikannya dengan menyuruh keluar peserta rapat yang tidak serius.

“Apabila ada yang tidak senang, silakan keluar dari ruangan ini,” katanya.

Rapat Koordinasi dilangsungkan untuk persiapan pilkada yang tinghal menghitung hari. Randiman mengatakan, jajaran pemko Medan, dari paling atas hingga bawah tetap mendukung pilkada yang akan dilaksanakan pada 9 Desember mendatang. Dirinya mengintruksikan jajaran PNS agar tetap netral dalam pilkada. Sejauh ini, Randiman mengatakan, belum ada laporan kepada dirinya terkait PNS yang terlibat dalam pilkada Kota Medan.

“Belum ada laporan kepada saya ada PNS seperti ini (terlibat), kan gak mungkin di cek satu persatu,”ujarnya.

Apabila nanti ada jajaran PNS yang terlibat, pihaknya akan memberikan sanksi tegas terhadap pelanggaran tersebut.

“Yah pastilah, kami ajah dipecat kok,” imbuhnya.

Randiman berharap, media dapat membantu pihaknya. Apabila nantinya ada oknum PNS, pihak keamanan, bisa langsung memberitahikan kepadanya. Selanjutnya, soal alat peraga kampanye yang semakin banyak tersebar di Kota Medan, mulai hari Sabtu sudah akan dilakukan penertiban. Dirinya juga mengatakan, pada tanggal 6 Desember Kota Medan sudah harus bersih dari APK.(yug)

{adselite}

Related Articles

Stay Connected

0FansSuka
3,036PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles