spot_img

Polresta Selidiki Motif Penganiyaan Ketua KPU Boven Digul

MENARAnews, Jayapura (Papua) – Penyidik Kepolisian Resort Jayapura Kota mengaku telah memeriksa tiga orang saksi dalam kasus pemukulan Ketua KPU Boven Digul Yohanes Okyap yang dianiya oleh depalan orang pelaku di Kampung Harapan, Kabupaten Sentani, Minggu (22/11) lalu.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Papua, Komisaris Besar Polisi, Patrige mengatakan bahwa sudah tiga orang saksi yang diperiksa dalam kasus dugaan penganiyaan yang menimpa Ketua KPU Boven Digul.

“Sudah tiga orang saksi yang dimintai keterangan. Ada saksi yang sudah diperiksa yang di Jayapura dan Merauke,” kata Kombes Pol Patrige, Rabu (25/11).

Patrige mengatakan motif penganiyaan yang menimpa  Yohanes masih dalam penyelidikan. Ia juga mengatakan bahwa kasus tersebut tidak ada kaitanya dengan politik.

“Kita belum tahu motifnya, karena setelah kejadian pelakunya lansung terbang ke Boven Digoel. Kita tidak bicara itu (politik,red) karena kami tangani tindak pidana murni,” ucapnya.

Kasus yang terjadi tiga hari lalu itu, kata Patrige, pelakunya masih dalam pengejaran kepolisian.

“Dari laporan yang masuk kurang lebih 8 orang yang melakukan hal itu, jadi mereka sempat mengambil dan menganiaya korban,” ucapnya.

Pasca penganiyaan itu, ungkap Patrige, Situasi keamanan di Kabupaten Boven Digul kondusif. Patrige juga mengaku pihaknya tetap melakukan antisipasi adanya pergerakan massa yang mungkin kecewa dengan putusan KPU Pusat yang tidak meloloskan pasangan Yusak Yeluwo.

“Untuk penambahan kekuatan sampai saat ini memang tidak ada. masih 1 SST yang dikirim beberapa minggu yang lalu, personil jumlahnya 28 orang dari Brimob,” ucapnya. (Surya)

{adselite}

Related Articles

Stay Connected

0FansSuka
3,045PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles