spot_img

Pernyataan Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Empat Lawang Mengundang Reaksi Keras Berbagai Pihak

MENARAnews, Empat Lawang (Sumsel) – Terkait adanya pernyataan Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Empat Lawang yang mengatakan Bupati non aktif Empat Lawang, H Budi Anthoni (HBA) berpeluang bebas atas kasus suap Pilkada kepada Mantan Ketua MK, dinilai akan menimbulkan konflik. Pernyataan tersebut mengundang reaksi keras dari berbagai pihak.

Ketua Umum Komunitas Mahasiswa Empat Lawang (Komel), Ongki Pernandes dengan didampingi Aliansyah, Humas Komel dan Robin, pemuda Empat Lawang, akan menghadap Gubernur Sumsel Alex Noerdin, yang juga sekaligus Ketua DPD Partai Golkar Sumsel.

Menurut Ongki, pernyataan Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Empat Lawang, Windra Safri di media akan kembali menimbulkan konflik horizontal di Empat Lawang itu sendiri. Padahal, dengan telah dikeluarkannya SK Plt. Bupati Empat Lawang, Syahril Hanafiah, kondisi di Empat Lawang telah dirasakan kondusif.

“Pernyataan Ketua Fraksi Golkar yang menyatakan HBA berpeluang bebas itu kembali membuat blok-blok di pemerintahan Kab. Empat Lawang, padahal dengan adanya Plt. sudah mencair,” kata dia.

Ongki juga sempat menuturkan, tak pernah ada seseorang yang telah menjadi tersangka atau terdakwa oleh pihak KPK sejak pertama berdiri yang kemudian bisa bebas dari jeratan hukum, sehingga pernyataan Windra Safri dirasakan akan menimbulkan gejolak di kalangan masyarakat Empat Lawang, padahal telah jelas kesaksian dan pengakuan HBA atas perbuatannya.

“Dasar daripada pernyataan Ketua Fraksi Golkar itu sendiri apa. Kami akan menghadap langsung pak Gubernur terkait hal ini, demi keamanan dan kenyamanan warga Empat Lawang. Ke depan kami harap jangan ada lagi pernyataan seperti ini yang dapat kembali menimbulkan konflik ” tambah Ongki.

Hal serupa dikatakan Humas Komel, Aliansyah. Pihaknya kalangan mahasiswa menghimbau, jangan memberikan informasi yang dapat menimbulkan keresahan masyarakat.

“Kami berharap jangan memberikan komentar yang dapat menimbulkan gesekan-gesekan kembali. Dengan komentar yang jadi pemberitaan, kami meyakini akan kembali terjadi lagi konflik dan pengkotakan kelompok-kelompok di Empat Lawang. Rencananya kami juga akan memberikan pernyataan atau himbauan langsung kepada anggota dewan Empat Lawang,” bebernya.

Sementara itu, Wakil ketua DPD Golkar Sumsel Bidang Kaderisasi, M. Rozak Amin juga menyangkal pernyataa tersebut.

Menurut M Rozak Amin, pernyataan Ketua Fraksi Partai Golkar di DPRD Empat Lawang Windra Safri sebelumnya, jika HBA bakal bebas, diakui Windra berdasarkan dari kesaksian Muchtar Effendi dan Akil Mukhtar dalam persidangan di pengadilan Tipikor beberapa waktu lalu.

“Tunggu saja hasil sidangnya, kalau menyatakan bebas itu adalah hakim atau pengadilan, dan prosesnya masih panjang. Omongan dia (Windra) itu omongan kosong dan kaki lima,” ucap Rozak Amin.

Dirinya juga menyayangkan atas adanya penyataan yang keluar Windra Safri yang seharusnya tidak menyampaikan pernyataan yang dinilai ‘provokatif’ serta tidak mendasar tersebut kepada masyarakat, padahal Gubernur Sumsel Alex Noerdin sudah berupaya untuk membuat suasana di Empat Lawang kondusif, setelah HBA dan istri ditahan KPK. (AD)

Related Articles

Stay Connected

0FansSuka
3,042PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles