Pasca Kebakaran, Tim Labfor Surabaya Olah TKP Hari Ini

MENARANews, Palangka Raya (Kalteng) – Pasca kebakaran hebat yang menghabiskan sebagian ruangan Kantor Biro Keuangan dan Biro Ekonomi Sekretariat Daerah Gubernur Kalteng, Polres Palangka Raya rencananya hari ini, Senin (2/11/2015) meminta Tim Laboratorium dan Forensik (Labfor) cabang Surabaya melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Dikatakan Kapolres Palangka Raya, AKBP Jukiman Sitomorang bahwa pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan Labfor Surabaya untuk melakukan penyelidikan terkait kebakaran yang terjadi. Pertama-tama memeriksa dan meminta keterangan beberapa saksi pada saat kejadian.

“Kita sudah berkoordinasi dengan Staf Biro Umum Provinsi Kalteng. Hal ini dimaksudkan supaya mereka yang melaksanakan tugas hari ini (minggu kemarin, red) agar segera kita ambil keterangannya,” tukas Jukiman saat diwawancarai MENARAnews, minggu (01/11/2015).

Pantauan di lapangan, lanjut Jukiman kebakaran terjadi sekitar pukul 14.40 Wib sore, dimana lebih kurang lima belas unit mobil pemadam kebakaran Kota Palangka Raya, Provinsi Kalteng, Dinas Sosial, BNBP, dan Dinas Cipta Karya serta Perumahan Kota Palangka Raya melakukan upaya pemadaman.

“Untuk kerugian sendiri, nanti Pemprov yang akan membuat rincian kerugian materilnya berapa, untuk penyebabnya tunggu hasil dari tim Labfor Surabaya dan sejauh ini belum ada laporan adanya korban jiwa,” katanya.

Berita MENARAnews sebelumnya, Pj. Gubernur Kalteng Hadi Prabowo mengatakan dirinya tidak mau berasumsi terlebih dahulu apakah kebakaran ini terjadi disebabkan adanya hubungan arus pendek atau sebagainya. Sementara Biro Keuangan dan Ekonomi akan berkantor di Bappeda Provinsi Kalteng untuk sementara waktu.

“Saya minta kepada Kepolisian untuk segera melakukan penyelidikan terkait penyebab terjadinya kebakaran tersebut,” jelas Hadi Prabowo saat berada di tempat kejadian.

Agar pelayanan terhadap masyarakat terutama pada bidang terkait tetap berjalan seperti biasanya, pemerintah sudah melakukan upaya melokalisir pegawai-pegawai khususnya di biro keuangan dan ekonomi di area lingkungan kantor gubernur.

Akibat kebakaran ini, lanjutnya menghanguskan sejumlah dokumen-dokumen penting khususnya dokumen yang menyangkut keuangan dan ekonomi Pemerintah Provinsi Kalteng. Pihaknya akan secepatnya melakukan pengecekan terhadap sejumlah dokumen yang terbakar.

Hadi mengatakan kembali, sebelum terjadi kebakaran ada 7 pegawai yang melakukan piket di ruangan tersebut. Katanya, pegawai yang belum diketahui namanya ini sedang mengetik kemudian selesai mengetik kuncinya dikembalikan ke petugas Satpol PP.

Terkait adanya dugaan sabotase yang dilakukan oleh orang-orang tertentu, dirinya menegaskan tidak mau berasumsi terlebih dahulu dan sepenuhnya menyerahkan kepada pihak kepolisian untuk melakukan penyelidikan. (Arliandie)

Editor : Raudhatul N.

{adselite}

Comments
Loading...