Lagi, Anggota DPRD Kapuas Terjaring OTT

MENARAnews, Palangka Raya (Kalteng) – Anggota DPRD Kabupaten Kapuas kembali terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Kapuas. Kali ini erat kaitannya dengan pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (RAPBD) Kabupaten Kapuas tahun 2016.

Berdasarkan informasi MENARAnews, di lapangan, anggota DPRD Kapuas tersebut berinisial SB. Kronologisnya, SB didatangi oleh dua orang pada siang tadi dengan memberikan uang sejumlah Rp 6 juta. Kemudian Kejari Kuala Kapuas datang mengamankan SB beserta barang bukti. Sementara dua orang tadi belum diketahui identitasnya karena sudah tidak berada di tempat.

Saat dikonfirmasi Asisten Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi Kalteng, H. Refli mengatakan pihaknya memang mendapat kabar bahwa Kejari Kapuas sedang menangani OTT terhadap sejumlah anggota DPRD Kabupaten Kapuas. Namun, saat dikonfirmasi mengenai nama-nama yang terlibat, dirinya enggan menyebutkan.

“Kita memang mendapat mendapat informasi kalau saat ini Kejari menangani kasus OTT Kapuas, mengenai nama kita belum mengetahuinya,” tukasnya kepada MENARAnews, Rabu (11/11/2015) via telepon sekitar pukul 12.31 WIB siang tadi.

Kasus ini menurut Refli tidak ada kaitannya dengan OTT terhadap sepuluh orang anggota DPRD Kapuas sebelumnya. Ini murni kasus baru, dan katanya saat ini pihak Kejari Kapuas sedang melakukan pemeriksaan ke sejumlah anggota dewan yang berhasil diamankan.

Terkait hal itu, Kepala Seksi Pidana Khusus pada Kejari Kuala Kapuas, Oktario Hutapean membenarkan pihaknya tengah menangani kasus OTT Kapuas dan sedang melakukan proses penyelidikan. Dugaan kuat berkaitan dengan pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (RAPBD) Kabupaten Kapuas tahun 2016.

“Kita sedang memeriksa salah satu anggota DPRD Kapuas. Namun untuk saat ini belum berani membeberkan nama yang terlibat, tergantung petunjuk dari Kejari Kapuas,” kata Otario.

Sementara, Kepala Kejaksaan Negeri Kuala Kapuas Subroto saat dikonfirmasi membenarkan informasi tersebut dan saat ini sedang melakukan pemeriksaan terhadap salah satu anggota DPRD Kapuas.

“Ya memang sedang menangani kasus korupsi, untuk informasi selanjutnya nanti senin depan, soalnya saya lagi berdada di Jakarta sekarang,” tutupnya.(arli)

Pada kasus OTT sebelumnya, Subdit Tipikor Polda Kalteng telah menetapkan sepuluh tersangka terkait suap RAPBD 2015 yakni Ketua DPRD Kapuas Mahmud Iip Syafruddin (Golkar), Wakil Ketua DPRD Timotius Mahar alias Ebeb.

Selanjutnya, Ketua Fraksi Gerindra Epok Baharudin Mating, Ketua Fraksi Amanat Nasional Rony S. Rambang, Ketua Fraksi PKB Zainal Makmur, Tomy, Kabid Bina Marga Dinas PU Kapuas Imanuah, Ketua Fraksi Demokrat Edy Fahriansyah, Sekda Kapuas Sanijan S Toembak dan terakhir Free Vynou. (Arliandie)

Editor : Raudhatul N.

 

Related Articles

Stay Connected

0FansSuka
3,034PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles