KASAD Dikukuhkan Jadi Kepala Suku di Papua

MENARAnews, Wamena‎ (Papua) – Sekitar 30 suku adat Pegunungan Tengah Papua mengukuhkan Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD) Jendral TNI Mulyono menjadi kepala perang lapangan dilingkungan masyarakat Pengungan Tengah Papua yang berpusat di Wamena, Rabu (4/11).

Pengukuhan Jendral TNI Mulyono menjadi Panglima Perang dan Kepala Suku besar Pegunungan Tengah Papua, ditandai dengan penganugerahan topi kepala suku dikepala, dasi yang terbuat dari kulit hewan sebagai pertanda sebagai kepala perang, bulu kasuari sebagai pemimpin (raja) suku oleh salah seorang kepala suku tertua Ismail Ilopere berlangsung di Lapangan Yonif 756/WMS Jayawijaya.

Kasad, Jenderal TNI Mulyono mengaku senang diangkat‎ dan dikukuhkan menjadi kepala suku dan kepala perang lapangan masyarakat Pegunungan Papua, meskipun merupakan tanggungjawab besar.

“Dengan pengukuhan ini, saya sebagai Panglima lapangan adat pegunungan Papua, tentu saya mempunyai tanggungjawab besar untuk gelar ini,” kata Kasad. 

Pada kesempatan itu, Kasad‎ mengajak masyarakat di Pegunungan Tengah Papua untuk menjaga keutuhan NKRI dan menjaga keamanan di Tanah Papua. 

“Ini adalah wilayah RI, maka kita harus jaga keutuhan negara kita. Jika ada kekurangan mari kita perbaiki. Walaupun saya di Jakarta tetapi kaki tangan saya ada disini yaitu semua prajurit TNI, maka jika ada yang mau disampaikan kepada saya sampaikanlah melalui prajurit Ini,” kata Kasad sambil menunjuk prajurit Yonif 756/WMS.

Para kepala suku di Pegunungan Tengah berharap kepada Kasad sebagai kepala perang  agar menjadi pemimpin bagi masyarakat Papua, menjadi pemberi damai bagi mereka‎ ketika ada perang suku antar masyarakat Kasad harus menjadi pendamai dan Kasad bisa menjadi orang tua bagi masyarakat di Pegunungan Papua. 

“Kami mengangkat Kasad Jenderal TNI Mulyono menjadi Panglima Perang berarti dia adalah pemimpin kami dan orang tua kami ” kata Ismail Ilopere. (Surya)

{adselite}

Comments
Loading...