Jasa Damkar Selama Tangani Kebakaran Lahan di Kalteng

MENARAnews, Palangka Raya (Kalteng) – Selama munculnya bencana kabut asap, Pemadam Kebakaran (Damkar) menjadi sorotan utama masyarakat baik itu kinerja baik dan juga buruknya, namun kita juga harus tau bagaimana kinerja yang sesungguhnya selama menanggulangi bencana asap akibat kebakaran hutan, lahan, dan pekarangan.

Sejak dikatakan Tanggap darurat asap mulai tanggal 9 September 2015 sampai 31 Oktober 2015 lalu, pihaknya sudah mulai melaksanakan kegiatan seperti patroli dan juga pemadaman lahan dan hutan yang terbakar.

“Luas yang terbakar kurang lebih 1.228 hektar sementara yang mampu dikendalikan oleh Pemadam Kebakaran Kota Palangka Raya 875 hakter, sebab ada beberapa kendala juga yang kita alami saat dilapangan,” ucap Wawan Berlison selaku Kepala Bagian Damkar Kota Palangka Raya saat dibincangi MENARAnews, Selasa (3/11/2015).

Katanya, sisanya kurang lebih 535 hektar yang tidak mampu dikendalikan karena lokasi kebakaran yang jauh dari jalan utama dan sulit untuk dijanggakau oleh kendaraan serta sulitnya mencari sumber air.

“Kita juga sudah melakukan sosiali sasi kepada masyarakat untuk mengingatkan dan mau bekerjasama dalam mencegah dan menanggulangi bencana kebakaran hutan lahan dan pekarangan,” tukasnya.

Selama pihaknya melaksanakan tugasnya dilapangan Damkar merasa peran sertra masyarakat nampaknya sangat kuranga, kepedulian masyarakat untuk menanggulangi bencana dan sosialnya sangat kurang.

“Kami selalu melakukan koordinasi dengan SKPD/instansi terkai termasuk TIN/Polri  dan BPK Swakarsa agar dapat bekerjasama dan saling menunjang dalam penanggulangan titi api, serta melakukan pemadaman secara terpadu,” tutrnya.

Untuk menunjang kinerjanya selama melaksanakan penanggulangan bencana kebakaran pihak damkar juga membuat beberapa posko pada titik daerah yang rawan kebakkaran.

“Diman kita juga masih kurangnya anggota pemadam sementara luasnya lahan dan hutan yang terbakar tidak seimbang dengan personil yang kami miliki, maka dari itu kita membuat beberapa posko di beberapa titik,” katanya.

Pihaknya sudah melakukan tuganya dengan sebaik mungkin dengan mengerahkan kemapuan yang dimiliki, sehingga wajar saja bila tidak semua lahan yang terbakar bisa dikendalikan sepenuhnya.(Agus Fataroni)

Editor : Raudhatul N.

Related Articles

Stay Connected

0FansSuka
3,034PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles