spot_img

Jabatan Wawako Penting Untuk Jalankan Roda Pemerintahan Palembang

MENARAnews, Palembang (Sumsel) – Pihak Pemrov Sumsel menilai posisi Wakil Walikota (Wawako) Kota Palembang yang kosong sejak dua bulan Harnojoyo dilantik sebagai Walikota Palembang definitif dianggap penting. Sejumlah piahk juga menilai kekosongan kursi jabatan tersebut harus segera diisi agar perkembangan dan pembangunan dapat berjalan dengan maksimal.

Dikatakan Sekda Provinsi Sumsel, Mukti Sulaiman, posisi Wawako Palembang yang kosong tersebut penting untuk segera diisi. Selain amanat UU, kata Sekda, Wawako memiliki peran penting dalam menjalankan roda pemerintahan. Seperti halnya jika Walikota sedang berhalangan melaksanakan tugas, maka secara otomatis peran Wawako dibutuhkan.

“Pentinglah, sebab sesuai undang undang apabila Walikota berhalangan dalam melaksanakan tugas, maka dia (Wawako) otomatis menggantikan. Seperti di Pemrov Sumsel sendiri, sama seperti itu,” ungkap dia (14/11).

Sekda Sumsel itu juga menilai, persoalan belum tersisinya Wawako Palembang tersebut karena belum adanya Peraturan Pemerintah (PP) dari Kemetrian Dalam Negeri sehingga proses pemilihan Wawako Palembang belum dapat dilaksanakan.

“Parpol pengusung juga mungkin sendang komunikasi. Pemprov Sumsel tetap terus memantau perkembangan pemilihan wawako Palembang itu,” terang dia.

Pihaknya juga akan meminta laporan perkembangan pemilihan Wawako kepada Pemerintah Kota Palembang.

“Tidak ada deadline. Kami akan lihat perkembangan dan kami akan minta laporan dari Pemkot Palembang,” tutup Mukti.

Sementara itu, Ketua DPRD Palembang, Darmawan menuturkan jika posisi Wakil Walikota sangat penting sebab banyak agenda pembangunan dan kebijakan yang harus segera selesaikan.

“Tentu perlu, bahkan bisa dibilang mendesak. Apalagi selama ini bila ada kegiatan penting hanya diwakilkan ke staf saja atau diwakilkan ke Sekda atau Asisten. Sebaiknya, makin cepat makin baik,” kata politisi PDIP ini.

Terakhir dirinya mengatakan, selama dua bulan lebih ini, Walikota Harnojoyo harus bekerja sendiri tanpa yang mendampingi. Padahal beban berat dihadapi Walikota dalam membangun Palembang. Untuk itu, ia berharap posisi ini harus segera diisi.

“Perlunya Wakil itu juga guna menjalankan roda pemerintahan dan otonomi daerah. Bisa dikatakan satu paket, walau SK-nya berbeda. Tapi sampai sekarang lebih dari dua bulan belum ada juga,” ucapnya. (AD)

Related Articles

Stay Connected

0FansSuka
3,039PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles