spot_img

Hari Aksara Nasional

MENARAnews, Jayapura (Papua) – Puncak Peringatan Hari Aksara Internasional (HAI) ke-50 dan pencanangan Gerakan Indonesia Membaca (GIM) di selenggarakan di Auditorium Uncen Kota Jayapura Kamis (12/11). Hadir dalam peringatan tersebut Menteri Pendidikan Nasional, Anis Baswedan.

Dalam sambutanya, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Anis Baswedan Mengatakan, “Tidak ada kata terlambat untuk belajar, jabatan boleh berganti-ganti posisi tetapi kegiatan belajar harus terus berjalan tidak memandang usia” ucapnya.

Dikatakan kita semua sadar bahwa kekayaan terbesar bangsa Indonesia atau kekayaan terbesar di Papua tidak diliat dari tanahnya, akan tetapi kekayaan terbesarnya ada pada manusianya. Saat ini Pemerintah membuat yang namanya guru garis depan (GGD) adalah guru-guru yang sudah terlatih dan komit untuk menjadi tenaga pendidik di garis depan. Garis depan ini adalah yang diperbatasan yang jauh.

“Jadi program-program ini sudah berjalan, angkatan pertama sudah di kirim sekitar 798 orang, gelombang ke dua 3500.” ujarnya.

Lebih lanjut, salah satu tantangan utama disini adalah buta huruf, angka buta huruf di papua secara keseluruhan sekitar 28%. Jadi ini harus menjadi gerakan, Pemerintah punya tanggung jawab untuk menjalankan tapi kita juga berharap semua masyarakat menyadarkan pentingnya buta aksara.

“Kedepan kita akan kirim lebih banyak lagi, makanya dari 3500 akan porsinya lebih banyak ke papau dan juga daerah-daerah lain yang kesulitan mendapatkan guru imbuhnya. Dalam sambutanya Gubernur Papua yang di sampaiakan Klemen Tinal dan juga selaku Wakil Gubernur mengatakan, Memperingati hari Buta Aksara setiap tahun, sebagai salah satu anggota UNESCO memberikan perhatian yang sangat besar dalam upaya penuntasan buta aksara. Pendidikan adalah hak setiap warga negara yang dijamin oleh UUD 1945,” Lanjutnya.

Masih terdapat 11 Prov yang memiliki angka buta aksara tinggi di Indonesia, dan di urutan pertama  buta aksara masih di Papua. Hal tersebut tentu ini tidak membanggakan bagi kita katanya. Pemerintah Prov Papua, Pemerintah Kota maupun Kabupaten bangga karena punya komitmen yang tinggi dan kita yakin bahwa No 1 hari ini yang garis terbelakang kita bersama-sama akan membuktikan 5 tahun ke depan kita menjadi No 1 ke depan yg terbaik di dunia Pendidikan. (Surya)

{adselite}

Related Articles

Stay Connected

0FansSuka
3,045PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles