spot_img

Biro Keuangan Kantor Gubernur Kalteng Terbakar

MENARAnews, Palangka Raya (Kalteng)Sekitar pukul 15.40 WIB, Minggu (1/11/2015) Kantor Biro Ekonomi dan Keuangan Gubernur  Provinsi Kalteng  hangus dilalap si jago merah. Belum diketahui penyebab kebakaran, tetapi dugaan sementara akibat korsleting listrik di bagian bawah ruangan.

Dikatakan PJ Gubernur, Hadi Prabowo bahwa api berasal dari ruangan bawah sebelum melahap semua bangunan gedung. Untuk penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan oleh pihak kepolisian. Namun, sekitar pukul 17.00 WIB tim pemadam kebakaran masih melakukan penyiraman untuk pendinginan.

“Kasus kebakaan ini sepenuhnya diserahkan kepada pihak yang berwajib dan awalnya konsultan prekonomian melihat bahwa asal api terlihat pada tengah gedung ekonomi,” tuturnya saat dibincangi dirungan rapat, Minggu (1/11/2015).

Saat ditanya mengenai apakah kebakaran tersebut ada indikasi kesengajaan? PJ Gubernur menjawab bahwa saat ini langsung dilakukan penyelidikan bahkan para karyawan yang piket hari ini sudah dimintai keterangan oleh pihak kepolisian.

“Para saksi, para petugas jaga dan juga yang mengetahui pertama asal api sudah dimintai keterangan, namun bila saya melihat pada pukul 13.00 WIB keadaan listrik sedang padam dan pada 15.30 WIB Listrik menyala dan pada pukul 15.40 WIB terjadi kebakaan tersebut,” jelasnya.

Sedangkan untuk kerugian yang diderita akibat kebakaran tersebut masih belum diketahui dan masih dalam proses perhitungan oleh kepala biro masing-masing.

“Kerugian masih dihitung dan sudah saya tegaskan kepada kedua biro tersebut untuk menghitung semua aset-aset yang terbakar baik itu material ataupun uang, serta dokumen-dokumen dan juga uang yang berada dalam berankas,” tukasnya.

Sementara karyawan mengeluhkan bahwa kebakaran tersebut akan mengganggu proses penggajian. Namun PJ Gubernur menjamin tidak akan terganggu, dan proses pelayanan serta aktivitas pemerintahan pada esok hari akan dilaksanakan seperti biasa.

“untuk penggajian para karyawan bisa dilakukan seperti biasanya dan yang terkait dana-dana bantuan apakah itu transfer atau keuanagan menggunakan sistem informasi (SIM),” tukasnya.

Untuk sementara aktifitas pemerintahan biro ekonomi dan keuangan akan dilaksanakan di aula BAPPEDA. Dengan demikian bisa dikonfirmasi dan dikoordinasikan data-data termasuk dokumen perencanaan pembahasan pada APBD murni. (Agus Fataroni)

Editor : Raudhatul N.

{adselite}

Related Articles

Stay Connected

0FansSuka
3,052PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles