spot_img

Besok, Putusan Sidang DKPP Dibacakan

MENARAnews, Palangka Raya (Kalteng) – Rencananya, pada Selasa (10/11/2015) putusan sidang dugaan pelanggaran kode etik yang dilakukan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kalteng dibacakan. Pembacaan itu, dilakukan oleh Dewan Kehormatan Penyelenggaran Pemilu (DKPP) RI di Jakarta.

“Rencananya sih besok (10 November 2015, red) hasil sidang DKPP dugaan pelanggaran kode etik oleh KPU Kalteng diumumkan dan KPU RI akan menyampaikannya kepada KPU Provinsi Kalteng,” ungkap Ahmad Syar’I, seusai menemui relawan SOHIB yang melakukan aksi unjuk rasa di depan gedung KPU Kalteng, Senin (9/11/2015).

Syar’I mengaku belum dapat memprediksi hasil putusan tersebut. Yang jelas, katanya apabila KPU dinyatakan bersalah maka akan diberi sanksi sesuai dengan aturan yang berlaku.

“Jadi kalau hasil pututsan nanti, KPU dianggap bersalah kemungkinan akan diberi peringatan atau bahkan diberhentikan. Saya tidak masalah karena itu sudah resiko pekerjaan,” lanjut Syar’I.

Sementara itu, Bawaslu Kalteng menjelaskan adanya dugaan pelanggaran kode etik oleh KPU Kalteng berawal dari pengaduan Pasangan Nomor Urut 3 Sugianto Sabran – Habib Said Ismail (SOHIB) ke DKPP RI pada 2 November 2015.

“Tim SOHIB menduga bahwa KPU Kalteng belum melakukan uji forensik atas keaslian tanda tangan dukungan Ketua DPP PPP, Djan Faridz terhadap pasangan nomor urut tiga yaitu Ujang-Jawawi,” jelas Theopilus Y. Anggen, Ketua Bawaslu Kalteng.

Theopilus juga tidak mau banyak bicara mengenai permasalahan tersebut. Dirinya hanya meminta pihak media untuk menunggu hasil putusan DKPP RI.

“Kita (Bawaslu Kalteng, red) telah merekomendasikan kepada pihak SOHIB agar melaporkan ulang ke Polda Kalteng untuk melakukan uji forensik dengan bukti-bukti yang sudah ada. Jadi kita tunggu saja pihak berwenang yang memutuskan,” jelas Theopilus. (Arliandie/Raudhatul)

{adselite}

Related Articles

Stay Connected

0FansSuka
3,050PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles