Aksi Buruh Hampir Ricuh Gara-gara Lelaki Ini

MENARAnews, Medan (Sumut) – Disela-sela aksi buruh yang menuntut pencabutan PP No. 78 2015 di depan Kantor Gubsu, terjadi Insiden yang hampir berujung pada kericuhan massa. Saat massa menunggu delegasi yang ada didalam, tiba-tiba saja beberapa orang petugas kepolisian dan satpol PP berlarian kebelakang kantor Gubsu. Rupanya, ada seorang pengendara mobil yang diamankan oleh petugas.

Melihat kerumunan petugas yang ada dibelakang, massa langsung reaksioner dan berteriak-teriak.

“Keluarkan kawan kami didalam, habis kelen nanti yah,” ujar massa aksi yang tersulut emosinya. Sampai-sampai ada beberapa massa aksi yang melemparkan botol air mineral kedalam.

Kapolsek Medan Baru, Kompol Roni Sidabutar yang berjaga di lokasi mencoba menenangkan massa. Sedangkan petugas yang lain masih mengejar kejadian yang ada dibelakang Kantor Gubsu. Rupanya terjadi kecelakaan lalu lintas yang berujung pada pertikaian antara pengemudi. Atas pertikaian tersebut seorang wanita menderita luka cukup serius dikepala karena dipukul menggunakan tongkat seperti pemukul kasti oleh pengemudi yang lain.

Kecelakaan berawal ketika pengemudi mobil yang diketahui bernama Eva tidak diberikan jalan oleh pengemudi lelaki tionghoa. Alhasil, terjadi senggolan kaca spion antara mobil mereka. Tak terima spionnya disenggol, Eva langsung keluar dengan sebuah kunci inggris. Lantas si lelaki tionghoa juga keluar dengan sebuah tongkat. Dan pertikaian pun terjadi diantara mereka.

Menurut keterangan saksi di lapangan, lelaki tionghoa itu memukuli dengan ganasnya sehingga menyebabkan luka pendarahan dikepala.

Warga yang melihat kejadian tersebut, langsung mengambil tindakan menghakimi si lelaki tionghoa. Setelahnya, lelaki tionghoa diamankan petugas yang berjaga diseputaran kantor Gubsu. Saat itu kondisi didepan kantor Gubsu masih memanas, lelaki tionghoa yang sudah diamankan petugas langsung dibawa ke hadapan massa aksi.

“Bukan buruh ini kan, bukan kawan kelen ini kan,” teriak salah seorang petugas kepada massa aksi yang masih tersulut emosi. Ketegangan massa aksi sontak teredam ketika mengetahui kerusuhan didalam bukan karena teman mereka yang ada didalam.

Lelaki tionghoa yang ketakutan karena dihadapkan pada buruh langsung meringis meminta petugas membawanya ke kantor.

“Bawa aja aku ke kantor pak, biar di kantor aja diselesaikan,”ujarnya.

Buruh yang kesal langsung melontarkan cacian bertubi kepada lelaki tersebut.

“Udah, hajar aja, matikan aja sekalian,”teriak buruh dari luar pagar.

Petugas kemudian membawa lelaki tersebut ke dekat pos yang ada di gerbang. Wanita yang menjadi korban pemukulan pun juga dibawa. Sambil menutup luka nya dengan tisu, tampak darah masih mengucur dari kepala wanita cantik itu. Namun demikian, wanita tersebut masih sanggup untuk memaki si lelaki tionghoa.

Ketika diminta kunci mobilnya, si lelaki Tionghoa tampak ketakutan. “Ada barang barang saya didalam pak,” ujarnya. Kapolsek Medan Baru yang kesal melihatnya, langsung memarahi si lelaki tionghoa.

Kembali lagi si lelaki tionghoa meminta kepolisian untuk membawanya kekantor. Kemudian, beberapa petugas tampak mengawalnya menuju mobil patroli. Lelaki Tionghoa diamankan ke Mapolsek Medan baru beserta barang bukti sebuah kunci Inggris dan sebuah tongkat. Sedangkan Eva, dibawa ke Rumah Sakit untuk mendapatkan perawatan. (yug)

 

{adselite}

Comments
Loading...