94 Ribu Warga Bungo Terancam Tak Nyoblos

MENARAnews, Jambi – Jika sebelumnya Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Bungo memprediksi 50 ribu surat suara pilgub yang berbeda warna, namun setelah dihitung sampai selesai berdasarkan hasil pemeriksaan dan penyortiran, surat suara Pilgub Jambi tanggal 9 Desember yang rusak sangat fantastis dengan jumlah 94.375 ribu lembar.

Kepastian ini disampaikan langsung oleh Komisioner KPUD Bungo Divisi Logistik Pemilu, Muhammad Bisri, kepada sejumlah wartawan, Minggu (29/11) kemarin di kantor KPUD Bungo.     Menurutnya saat ini surat suara pilgub yang masuk dalam katagori bagus setelah dipisahkan dari surat suara yang beda warna itu tinggal 153.431 lembar.

“Setelah dihitung-hitung surat suara yang rusak akibat beda warna hampir setengah dari surat suara yang kami (KPU, red) terima. Saat ini surat suara yang rusak itu sudah kami sisihkan,” ujarnya.

Melihat banyaknya surat suara pemilihan gubernur dan wakil gubernur Jambi yang tinggal beberapa hari lagi, maka puluhan ribu warga Bungo juga terancam tidak bisa menyalurkan hak pilih mereka dalam menuntukan kepala daerah di Sepucuk Jambi Sembilan Lurah kedepannya. Meskipun surat suara yang dikirim ke KPU Bungo terdapat surat suara tambahan, namun jumlah surat suara tambahan sangat terbatas.

Untuk surat suara cadangan, Bisri menyebutkan, bahwa jumlahnya hanya 6.347 lembar dari 2,5 persen jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang telah ditetapkan jauh-jauh hari yang lalu. Sementara untuk jumlah surat suara sesuai DPT berjumlah 241.549 lembar.

“Jika melihat kondisi saat ini memang cukup memprihatinkan, pasalnya surat suara cadangan sangat sedikit sementara yang rusak banyak. Namun kami yakin persoalan ini akan selesai karena kami telah mengirimkan laporan atas kerusakan surat suara,”terangnya kembali, seraya mengatakan pengiriman surat suara dari percetakan ke KPU Bungo hanya memakan waktu empat hari.

Untuk diketahui, surat suara pilgub yang rusak di KPU Bungo baru diketahui setelah anggota KPU RI, Ferry Kurnia Rizkiyansyah yang didampingi 2 komisioner KPU Provinsi melakukan kunjungan kerja ke KPU Bungo belum lama ini. Melihat adanya dua warna surat suara yang telah dicetak, komisioner KPU RI sangat terkejut dan meminta agar persoalan tersebut cepat diselesaikan.

Sementara itu, tepisah Ketua KPU RI Husni Kamil Manik menegaskan bahwa mengenai surat suara yang rusak untuk pergantian merupakan tanggung jawab pihak pengadaan atau pihak ketiga, itu harus segera diganti.

“Surat suara yang rusak, baik ketika disortir ataupun memang rusak di jalan. Itu sudah tanggung jawab pihak ketiga, mereka harus segera ganti,” tegasnya ketika menghadiri acara gerak jalan sehat yang digelar KPU Provinsi Jambi diseputaran kantor gubernur Jambi, kemarin (29/11).

Mengenai optimiskah KPU dalam menyelesaikan hal ini, Ketua KPU RI sangat merasa optimis untuk menyelesaikannya dan Pilkada serentak akan berjalan dengan baik.

“Pasti KPU itu lokomotif untuk optimis,” ucapnya.

Ditanya mengenai kendala pendistribusian logistik, dirinya mengakui pasti ada masalah. Namun pihaknya akan menyelesaikan hal tersebut, dengan berbagai strategi yang dilakukan untuk bagaimana menangani agar jadwal yang telah ditetapkan bisa terpenuhi.

“Pasti ada masalah, tetapi itu akan kita selesaikan. Namanya satu pengelolaan pasti ada kendala di luar prediksi,” jelasnya.

Saat ini, pihak penyelenggara yang masih disibukkan dengan pensortiran dan pengepakan surat suara, Husni Kamil Manik meminta KPU Kabupaten/Kota untuk konsentrasi terhadap semua kebutuhan pemungutan dan perhitungan hingga tanggal 30 November 2015.

“Pensortiran suara hingga besok (hari ini). Hingga saat ini masih sesuai dengan jadwal,” pungkasnya. (GWA)

{adselite}

Related Articles

Stay Connected

0FansSuka
3,034PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles