spot_img

Wapres Hadiri Peringatan Hari Pangan Sedunia di Sumsel

MENARAnews, Palembang (Sumsel) – Wakil Presiden Jusuf Kalla berkunjung ke Kab. Ogan Ilir (OI) dan Jakabaring Sport City, Provinsi Sumsel, untuk menghadiri peringatan Hari Pangan Sedunia ke-35 pada Sabtu (18/10).

Dalam kunjungannya, Wapres didampingi oleh sejumlah pejabat, seperti Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dan Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara. Kegiatan juga dihadiri Kepala Perwakilan Food and Agricultural Organization (FAO) di Indonesia, Mark Smulders.

Rombongan Wapres disambut oleh Gubernur Sumsel Alex Noerdin saat tiba di bandara Sultan Mahmud Badarudin II, Palembang.

Dalam kunjungannya di Desa Palu, Kec. Pemulutan, Kab. OI, Wapres menyerahkan penghargaan Inovasi Pangan dan Pertanian kepada peneliti serta kelompok tani, menandatangani Sampul Peringatan 70 Tahun FAO dalam perayaan Hari Pangan Dunia, serta menyaksikan penanaman padi perdana.

Wapres JK mengatakan bahwa jumlah populasi penduduk yang terus bertambah menjadi tantangan bagi pemerintah untuk menjaga produktivitas pertanian dalam negeri.

“Kita punya banyak tantangan, yang pertama adalah tentang jumlah penduduk bertambah. Sawah makin berkurang, padahal kita butuh pangan dua kali lipat,” kata JK.

Wapres mengatakan pemerintah dan pemangku kepentingan di bidang pangan perlu memanfaatkan teknologi agar terjadi peningkatan produktivitas pertanian mengatasi tantangan tersebut.

Menurut JK, terdapat sejumlah kunci untuk mencapai swasembada pangan yaitu bibit yang baik, ketersediaan air yang mencukupi, peralatan yang efisien, dan teknologi penelitian pertanian.

“Salah satu cara menyejahterakan petani adalah bagaimana meningkatkan produktivitasnya. Kalau menaikkan harga, itu salah, atau memperluas lahan harus babat hutan juga salah. Oleh karena itu sangat mungkin dengan peneliti yang meneliti pertanian yang baik dan bibit yang baik,” ujar JK.

Sementara itu, dalam kunjungannya ke Jakabaring Sport City (JSC) untuk meninjau Gelar teknologi Pertanian, JK mengatakan bahwa percepatan produksi pangan di Provinsi Sumsel sudah cukup baik dan perlu dipertahankan.

“Percepatan produksi pangan di Sumsel sudah sangat baik dengan produksi beras yang surplus tinggi. Pemprov Sumsel harus berupaya untuk terus mempertahankan surplus tersebut setiap tahunnya,” tegas JK. (MA).

Related Articles

Stay Connected

0FansSuka
3,050PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles