Satu Tahun Pemerintahan, Jokowi-JK Gagal Wujudkan Poros Maritim dan Program Tol Laut

MENARAnews, Jakarta – Satu tahun sudah pemerintahan Jokowi-Jusuf Kalla memimpin NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia), tepatnya hari ini, Selasa (20/10/2015).

Salah satu hal menarik yang digembar-gemborkan oleh Jokowi sejak kampanye Pilpres 2014 lalu adalah kebijakan poros maritim dan program tol laut menjadi prioritas utama pembangunan Indonesia sebagai negara maritim.

Namun sayangnya, beberapa pengamat mengatakan bahwa dalam satu tahun ini, Jokowi-JK dinilai gagal mewujudkan Indonesia sebagai poros maritim dunia.

Pengamat maritim, Y Paonganan mengatakan, hingga saat ini Jokowi belum mampu mewujudkan/merealisasikan konsep maritim. Bahkan, ia menilai kebijakan poros maritim Jokowi ibarat “jauh panggang dari api”

“Dalam satu tahun ini, kebijakan pemerintah terkait poros maritim dan program tol laut sama sekali belum tercapai. “Jauh panggang dari api” jika ditinjau dari visi maritim yang digembar-gemborkan pada Pilpres 2014 lalu,” kata Paonganan.

Paonganan juga menganggap konsepsi maritim Jokowi terasa sangat membingungkan dan belum ada perwujudan kebijakan yang menguntungkan rakyat. Upaya yang dilakukan oleh Menteri Susi, menurutnya hanya sekedar pencitraan saja.

“Kinerja Menteri Susi yang berupa penenggelaman perahu kayu dengan alasan illegal fishing itu hanya sekedar pencitraan dan semuanya omong kosong,” ujarnya.

Selain itu, kebijakan moratorium perizinan kapal penangkap ikan justru berdampak pada ter-PHK-nya ribuan orang sehingga hal tersebut menurutnya tidak berdampak baik terhadap rakyat kecil

“Kenaikan harga BBM justru memperparah tingkat kemiskinan nelayan tradisional, kini mereka makin terpuruk, sehingga banyak dari mereka yang akhirnya beralih profesi,” tambahnya.

Tak hanya itu, Paonganan akhirnya menilai bahwa konsepsi poros maritim Jokowi mirip opera sabun marimar lucu tanpa penonton.

Hal senada disampaikan oleh Ketua Asosiasi Logistik Indonesia (ALI), Zaldy Masita. Ia berpendapat, kebijakan poros maritim dan program tol laut Jokowi-JK masih jauh dari kata memuaskan.

“Selama satu tahun ini, implementasi kebijakan poros maritim masih belum terlihat dan terkesan salah kaprah. Tak ada kemajuan pembangunan yang signifikan untuk sektor transportasi laut yang merupakan program prioritas Jokowi,” kata Zaldy seperti dilansir kompas.com

“Jadi secara keseluruhan, kesimpulannya adalah pemerintahan Jokowi memiliki rencana banyak, namun implementasinya sedikit sehingga membuat harapan kita menjadi memudar,” tambahnya. (ADF)

{adselite}

Related Articles

Stay Connected

0FansSuka
3,034PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles