spot_img

Ribuan Mahasiswa Serbu Kantor Gubernur Sumsel, Alex: 2016 Masih Berasap Saya Siap Mundur

MENARAnews, Palembang (Sumsel) – Ribuan Mahasiswa dari berbagai Universitas yang mengatasnamakan G.ASMA (Gerakan Aliansi Sumsel Melawan Asap) menyerbu Kantor Gubernur Sumsel kemarin (13/10) guna menggelar aksi unjuk rasa terkait  bencana asap yang hingga kini masih tetap menghantui Sumsel, khususnya Palembang.

G.ASMA terdiri atas BEM KM UNSRI, BEM Fakultas se-Unsri, KAMMI Unsri, BEM Universitas PGRI Palembang, BEM Bina Husada, Senat Mahasiswa UIGM, BEM Polsri, Perwakilan Mahasiswa STIHPADA, IMM Palembang, KAMMI Daerah Palembang, BEM UKB, BEM STIFI BP, BEM STIKES, FMN Palembang, BEM STIK Khadijah, BEM UNITAS, dan lain-lain.

Dalam aksi tersebut, mahasiswa menuntut Gubernur Sumsel, Alex Nurdin untuk bertanggung jawab dalam kasus maraknya kebakaran lahan yang memicu terjadinya kabut asap pekat. Mahasiswa menuntut Gubernur berani menindak tegas perusahaan yang menjadi pelaku pembakaran lahan di wilayah Sumsel.

“Gubernur Sumsel belum berusaha maksimal mengatasi kebakaran lahan dan kabut asap. Seharusnya bisa lebih agresif lagi mengatasi masalah kebakaran hutan dan lahan, khususnya di Kabupaten Ogan Komering Ilir dan Kabupaten Musi Banyuasin,” kata Presiden Mahasiswa Unsri Febri Walanda dalam orasinya.

Dalam orasinya, para mahasiswa menuntut pemerintah menuntaskan kabut asap di Provinsi Sumsel dan jangan sampai terulang kembali tahun depan.

Aksi di halaman Kantor Gubernur Sumsel nyaris berjalan ricuh saat massa mendesak untuk masuk ke lobi Kantor Gubernur yang dijaga polisi dan anggota Satpol PP.

Para mahasiswa akhirnya ditemui langsung Gubernur Sumsel Alex Noerdin yang turun dari ruang kerjanya di lantai dua. Kepada para pengunjuk rasa, Gubernur Alex Noerdin menantang mahasiswa untuk ikut serta gabung untuk memadamkan kebakaran menuntaskan hilangnya kabut asap.

“Mari lakukan langkah nyata dengan ikut padamkan api. Gabung dengan Manggala Agni, TNI, dan Polri,” ujar Alex.

Alex mengaku akan membuka pendaftaran bagi para mahasiswa yang ingin memadamkan api melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

“Nanti melalui Presma daftar ikut memadamkan api. Siapa yang suka olahraga, pecinta alam, fisik kuat silakan daftar dan akan kita latih beberapa hari dan bisa ikut gabung padamkan api,” tantang Alex.

Alex menambahkan bahwa segala upaya telah dilakukan untuk memadamkan api.

“Saya telah ikut turun ke sana, kalau kalian melihat api dan mendekat 200 meter saja pasti kepanasan,” ujarnya.

Saat ini, kata Alex, segala upaya telah dilakukan untuk memadamkan api.
“Saya telah ikut turun ke sana, kalau kalian melihat api dan mendekat 200 meter saja pasti kepanasan,” ujarnya.

Alex menyetujui semua yang diminta oleh mahasiswa dengan menandatangani apa yang menjadi tuntutan mahasiswa. Salah satu isi permintaan tersebut Alex siap mundur apabila 2016 Sumsel masih berkabut dan tak berhasil zero asap.

“Saya siap turun bila tak sanggup padamkan asap. Saya berjanji akan berusaha sepenuhnya. Lima negara didatangkan atas usaha pemerintah provinsi dan pusat. Kita tidak main-main. Jangan ragukan komitmen saya,” tutup Alex. (MA)

Related Articles

Stay Connected

0FansSuka
3,045PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles