spot_img

Pj Gubernur Jambi Usul Kemendikbud Tinjau Ulang Kalender UN

MENARAnews, Jambi – Pj Gubernur Jambi mengatakan bahwa, dirinya akan mengumpulkan Bupati/walikota se Provinsi Jambi untuk membahas skema kebijakan yang akan dilakukan terkait kondisi saat ini.

“Besok (hari ini, red) kita akan menggelar rapat bersama Bupati/walikota dan Satgas Penanganan Kebakaran Lahan dan Hutan Jambi. Rapat itu juga akan membahas skema evakuasi bayi, balita dan Lansia yang terpapar kabut asap,” ungkapnya

Terkait kondisi pembelajaran di sekolah, Pj Gubernur Jambi, mengatakan, bahwa Pemerintah Provinsi Jambi telah mengusulkan ke Kementerian Pendidikan Dan Kebudayaan (Kemendikbud) agar pelaksanaan Ujian Nasional untuk provinsi yang terpapar kabut asap ditinjau ulang.

“Nanti malam pak Anies Baswedan (Menteri Pendidikan) ke Jambi dan besok (hari ini,red) dijadwalkan meninjau sejumlah sekolah di Kota Jambi. Dalam kunjungan itu, kita juga mengusulkan agar kalender UN untuk wilayah yang dipapar kabut asap ini ditinjau ulang,” kata Pj Gubernur.

Terpisah, Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Jambi, Irmansyah, mengaku pasrah dengan kondisi kabut asap yang terus melanda wilayah Jambi tiga bulan terakhir ini.

Dikatakannya, segala upaya telah dilakukan untuk memadamkan api di Jambi, bahkan pihak luar negeri yang mengaku bisa padamkan api disejumlah wilayah Indonesia, menyerah dan diantaranya telah kembali kenegaranya masing-masing.

“Menunggu pertolongan dan kuasa Allah saja lagi, segala upaya dan potensi yang kita punya sudah kita kerahkan. Pihak luar yang selama ini menuding kita lamban, setelah mencoba juga menyerah. Kawasan kita ini beda, ini lahan gambut bukan lahan biasa, yang sekali siram langsung padam,” ujarnya.

Kebakaran lahan dan hutan yang melanda Jambi ini juga telah membakar belasan ribu hektar lahan. Yang secara keseluruhan,lebih dari 15.600 hektar

“Lahan hutan yang terbakar itu sekitar 35 persen dari total, selebihnya diluar kawasan hutan yang kebanyakan perkebunan. Dan dari yang terbakar itu, 80 persennya adalah lahan gambut,” ujar Irmansyah.

Kebakaran dikawasan gambut ini pulalah, yang disinyalir sebagai sumber utama kabut asap yang menyelimuti Jambi.

Sementara itu, Ketua DPRD Provinsi Jambi,H Cornelis Buston, mengatakan bahwa pihaknya mendukung rencana evakuasi yang digagas pemerintah pusat, ia bahkan mempersilakan gedung DPRD Provinsi Jambi menjadi tempat evakuasi

“Gedung DPRD sangat terbuka sekali, mana ruangan yang ber AC itu bisa digunakan. Bahkan ruang paripurna itu bisa digunakan. Inikan gedung rakyat, ya tentu bisa untuk rakyat,” tegas Cornelis.(RN)

{adselite}

Related Articles

Stay Connected

0FansSuka
3,052PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles