MHI Sumsel Berikan Edukasi Mengenai Kabut Asap Kepada Siswa SD

MENARAnews, Palembang (Sumsel) – Bencana kabut asap di Provinsi Sumsel yang sudah berlangsung hampir tiga bulan dan tak kunjung selesai mendorong Mahasiswa Hijau Indonesia (MHI) mengkampanyekan penolakan kabut asap melalui edukasi ke sekolah dasar.

Kampanye yang dilakukan MHI Sumsel kali ini memang sedikit berbeda dengan sebelumnya. MHI Sumsel dengan programnya yang bernama Goes to School memberikan edukasi keapada siswa-siswa SD Muhammadiyah 16 Palembang dengan mengangkat tema ”Edukasi Penyebab Dan Bahaya Kabut Asap” pada Senin (12/10).

Aksi dilakukan dengan tujuan agar para siswa, khususnya anak-anak usia sekolah dasar memahami penyebab dan bahaya kabut asap yang telah melanda Sumsel dan beberapa provinsi lain di Indonesia. Serta dengan harapan mereka dapat menyampaikan kepada teman atau keluarganya bahwa setiap individu wajib menjaga kelestarian lingkungan agar tetap bisa dinikmati hingga ke anak cucu kelak.

Kegiatan terdiri atas penjelasan mengenai penyebab dan bahaya kabut asap serta pembagian masker. Selain itu, siswa kelas V dan VI juga menuliskan keluhan maupun harapan mereka kepada Gubernur Sumsel mengenai bencana asap. Para siswa SD ini menuliskannya dalam selembar kertas origami yang mereka lipat dengan berbagai macam kreasi dengan harapan dapat dibaca dan dibalas oleh Gubernur Sumsel.

Ketua MHI Sumsel, Rani Hasbi mengatakan bahwa kegiatan serupa akan kembali digelar apabila kabut asap di Provinsi Sumsel, khususnya Palembang, masih pekat.

MHI Goes to School edisi masih menolak asap akan terus dilakukan apabila kabut asap masih pekat. Kegiatan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat tentang buruknya kualitas udara serta meningkatkan pencegahan terhadap ISPA di Provinsi Sumsel, khususnya Palembang,” tegasnya. (MA)

 

{adselite}

Comments
Loading...