spot_img

Mahasiswa Palangka Raya Junjung Tinggi Toleransi Antar Agama

MENARAnews, Palangka Raya (Kalteng) – Mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) dan Gabungan dari Badan Eksekutive Mahasiswa (BEM) se-kota  Palangka Raya melakukan aksi damai di Tugu Soekarno Palangka Raya.

Seperti yang dikatakan oleh Gubernur Bandan Eksekutive Mahasiswa (BEM) Universitas Palangka Raya (UNPAR) bahwa aksi kali ini semata-mata untuk menunjukan bahwa indonesia masih menjunjung tinggi solidaritas dan toleransi antar agama, Sabtu (24/10/2015).

“Menyampaikan pesan-pesan perdamaiaan, pesan-pesan toleransi sebab beberapa waktu lalu kita melihat ada pembakaran masjid yang ada di Tolikara,dan pembakaran gereja yang ada di Aceh,maka dari itu kita melakukan aksi ini wujud perdamaian antara umat beragama,” ucapnya saat ditemui setelah kegiatan.

Semua kejadian yang ada bukan berdasarkan agama namun seklompok orang yang dengan sengaja ingin memecah belah persatuan dan kesatuan masyrakat indonesia.

“Dan untuk diketahui pelaku yang melaksanakan tindakan-tindakan yang tak terpuji tersebut adalah oknum, bukan Agama, tindakan yang akan memecah belah persatuan dan toleransi antar umat,” tukasnya.

Mahasiswa yang ada di Provinsi Kalimantan Tengah dengan aksi kali ini semua kalangan bisa melihat arti pentingnya solidaritas antar umat beragama. “Dengan aksi ini kita menyampaikan bahwa pentingnya toleransi anntar umat beragama, maka dari itu dalam aksi ini kami merangkul semua kalangan untuk menunjukan arti solidaritas,” jelasnya.

Pada aksi lanjutan pihaknya akan merangkul semua elemen pemuda dan mahasiswa untuk menunjukan kepada dunia bahwa Indonesia menjunjung arti Bhineka Tunggal Ika.

Sementara itu, Ketua GMKI Palangka Raya Novi mengatakan aksi ini untuk menunjukan bahwa masyarakat Kateng meiliki solidaritas antar umat beragama, dan diharapkan hal-hal yang tak terpuji tersebut tidak ada lagi.

“Jujur saja kami mengecam semua aksi yang tidak terpuji yang membawa dan mengatasnamakan agama, sebenarnya itu hanya segelintir orang yang ingin mengadu domba antar umat,” tegasnya. (Agus Fataroni)

Editor : Raudhatul N.

 

 

Related Articles

Stay Connected

0FansSuka
3,052PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles