spot_img

KPU Ganti APK Hilang Hanya Sekali

MENARAnews, Jambi – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Jambi akhirnya akan mengganti Alat Peraga Kampanye (APK) yang rusak atau hilang. Namun KPU memberi catatan terhadap pergantian APK tersebut.

Sesuai dengan surat edaran nomor 629/KPU/II/2015 tentang Aalat Peraga Kampanye (APK), KPU bisa mengganti APK yang rusak/hilang hanya sekali saja. Itupun dengan sejumlah persyaratan. Yakni, APK hilang atau rusak tanpa ada unsur kesengajaan atau faktor alam.

Pahmi SY, Komisioner KPU Provinsi Jambi mengatakan terkait pergantian APK yang hilang dan rusak KPU provinsi telah meminta KPU Kabupetan/Kota untuk menginventarisir terhadap APK yang rusak maupun hilang. Kemudian, KPU juga akan koordinasi dengan Bawaslu serta jajaranya yang sudah melakukan inventarisir terkait dengan masalah APK yang rusak dan hilang.

“Nah kalau yang rusak itu bisa diperbaiki, kita harapkan yang rusak itu diperbaiki. Kalau rusaknya memang tidak bisa diperbaiki lagi atau hilang, maka itu akan kita ganti sesuai hasil koordinasi dengan Bawaslu,” ungkapnya.

Dikatakan Pahmi, Penggantian itu hanya bisa dilakukan sekali saja. Artinya, KPU berharap satu kali pergantian ini jangan lagi dipasang ditempat terjadinya APK yang hilang itu dan betul-betul dipasang ditempat yang aman dan tidak melanggar aturan pemasangan.

“Pergantian hanya sekali saja. Jadi kita harapkan jangan sampai ada pergantian-pergantian berikutnya,” katanya.

 Kita juga mohon APK yang terpasang ini dijaga bersama-sama sehingga jangan sampai rusak atau hilang lagi,” sambungnya.   

Sementara itu pimpinan Bawaslu Provinsi Jambi, Ribut S mengatakan pihaknya sudah mendata alat peraga yang rusak atau hilang.

APK yang rusak atau hilang tersebut yakni untuk pasangan calon gubernur HBA – Edi Purwanto, Baliho sebanyak 22 buah, spanduk 36 buah. Lalu untuk pasangan Zumi Zola – Fachrori, baliho sebanyak 3 buah, umbul-umbul 27 buah dan spanduk 36 buah.

“Nanti akan kita serahkan lebih lanjut ke KPU,” Jelasnya.

Ribut mengatakan data ini masih sementara, tak tertutup kemungkinan akan bertambah.

Kemudian, Bawaslu meminta kepada KPU untuk mengkaji kembali penempatan APK agar tidak terjadi kerusakan kembali.

“Kita akan merekomendasikan jumlah APK yang hilang, dan juga kita minta agar titik-titik yang dinilai rawan untuk bisa diganti posisinya,” mintanya.

Namun jika masih ada APK yang hilang, Bawaslu akan tetap berdasarkan prosedur yang ada yakni menerima laporan dan mengakaji temuan tersebut. Namun Ribut meminta kepada KPU untuk mempertemukan tim Pasangan Calon (Paslon) usai pergantian APK yang rusak tersebut untuk bersama-sama menjaga.

“Jika ada APK yang mengalami pengrusakan atau faktor alam, kita tetap tindak lanjuti ke KPU,” tegasnya. (GWA)

Related Articles

Stay Connected

0FansSuka
3,052PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles