spot_img

Kejari Tetapakan Farhat Abbas Jadi Tahanan Kota

MENARAnews, Jakarta – Setelah diperiksa di Kejaksaan Negeri (Kejari) selama satu jam, Farhat Abbas mengungkapkan bahwa dirinya telah ditetapkan sebagai tersangkat atas kasus pencemaran nama baik Ahmad Dhani di Twitter.

“Kejari menetapkan bahwa saya tidak boleh keluar kota selama 20 hari. Ya bisa dibilang seperti itu (tahanan kota),” kata Farhat kepada Jurnalis di Kejari Jakarta Selatan, Kamis (1/10/2014).

Satus Farhat sebagai tahanan kota ini bertujuan untuk membatasi pergerakannya, sebelum dirinya mengikuti sidang perdana kasus tersebut. Farhat juga dikenai sanksi wajib lapor setiap Senin dan Kamis.

“Saya bukan tahanan polisi. Namun, saya harus izin terlebih dahulu jika akan pergi ke luar kota, misalnya ke Poso untuk melihat festival. Saya dinyatakan tidak bisa bepergian ke luar kota. Namun kalau ke Bogor bisa, karen rumah saya ada di Bogor,” tuturnya.

Farhat merasakan dirinya cukup kooperatif menjalani proses hukum, sehingga ia tidak ditahan oleh Kejari Jakarta Selatan. “Bersyukur saya kooperatif. Saya mungkin ditahan jika tidak bertindak tidak kooperatif. Kalau saya nanti pada akhirnya menjadi tahanan, ini bisa menjadi pelajaran buat yang lainnya.

Sebelumnya,  Farhat Abbas sempat menjadi DPO (Daftar Pencarian Orang) karena mangkir dari panggilan penyidik untuk menjalani pemeriksaan. Namun pagi tadi sekitar pukul 07.30 WIB, Farhat Abbas secara sukarela menjadi menyerahkan diri. (AD)

{adselite}

Related Articles

Stay Connected

0FansSuka
3,045PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles